Kepala Kantor Drs. H. Ja'far A membuka secara resmi kegiatan School Meeting ke-3 tingkat Madrasah Aliyah (MA) se Kubu Raya di halaman Madrasah Aliyah Nahdlatul Atfal Parit Adam dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim disertai bunyi sirine, Rabu (6/9/2017) jam dua siang.

Pada pembukaan itu, hadir juga camat Ambawang, Kepala KUA Sungai Ambawang, Kepala Desa Sungai Ambawang Kuala dan para kepala Madrasah Aliyah se kabupaten kubu Raya.

Dalam arahanya Ja’far memulai dengan yel-yel Madrasah Lebih Baik yang disambut oleh peserta Lebih Baik Madrasah dengan penuh semangat.

Kegiatan ini mendidik kita untuk jujur dan sportif. Tidak ada yang perlu diirikan, yang terpenting dalam kegiatan ini adalah silaturahmi, displin, dan saling menghormati. Manusia yang kuat lahir dan batin dicintai Allah SWT. Olahraga tanda manusia hidup karena bergerak baik fisik maupun jiwa. Gerak yang bermakna itu pengetahuan. Anak madrasah berolahraga tidak melupakan TUHAN. Tiga hal yang penting yaitu olahraga, olah nalar dan olah rasa katanya mengingatkan.

Ciri khas pendidikan di Indonesia ada Pondok Pesantren. Madrasah dan sekolah itu sama tapi memiliki makna yang berbeda, tukasnya menjelaskan.

"Ini kegiatan positif untuk para siswa/siswi, semoga terus terlaksana di tahun-tahun berikutnya," pinta Andi Ja'far.

Kegiatan pembukaan ini diakhiri dengan pembacaan doa oleh Ahmad Darwis,S.Ag yang dilanjutkan dengan pelepasan balon.

Dijelaskan Mustakim guru MAN Kubu Raya sekaligus panitia, bahwa pelaksanaan school meeting tahun ini diikuti sekitar 1.200 siswa/siswi dan official dari 31 se-Kabupaten Kubu Raya berlangsung selama lima hari, mulai Rabu (6/9/2017) hingga Minggu (10/9/2017).

"Untuk cabang lomba sendiri terdiri dari olahraga dan seni. Ada delapan cabang olahraga yaitu Volly putra dan putri; Tenis Meja putra, putri dan campuran; Badminton putra, putri dan campuran; Futsal putra; Lompat Jauh putra dan putri; Tolak Peluru putra dan putri; Lari 100 meter dan 400 meter untuk putra dan putri; dan Catur putra dan putri. Untuk bidang seni ada lima yaitu cerdas cermat; Singer Islami atau Religi; Tartil Qur’an; Hafalan Qur’an; dan Pidato dalam bahasa Indonesia, Arab dan Inggris," tutupnya.

(Bond/KKR)

Berita: