Plt Kakan Kemenag Sanggau, Akhmad Saukani, berharap calon jemaah haji (CJH) tak menemui kendala dalam beribadah terutama di Arab Saudi. Mengingat beberapa CJH asal Sanggau yang berusia lanjut dan membawa kursi roda. "Ada tujuh CJH yang menggunakan kursi roda," katanya

Dia mengingatkan agar CJH dan Kemenag berkoordinasi dengan baik. Agar CJH berusia lanjut bisa lancar beribadah.

Berdasarkan data, CJH tertua asal Sanggau adalah Marjunib Bin Ibrahim, berusia 78 tahun. Sedangkan CJH termuda Melani Nauli binti Sulpan Nauli Lubis, usia 28 tahun.

Tahun ini seharusnya yang berangkat 110 orang, ternyata yang berangkat 109 orang.

"Sedangkan jumlah CJH tahun 2018, kuotanya 110. Namun yang berangkat 109, karena yang satu orang itu ada mahramnya, sehingga dia tidak bisa berangkat tahun 2018. Untuk CJH laki-laki 52 orang dan perempuan 57 orang," papar Akhmad Saukani.

Dia menuturkan, kemungkinan di tahun depan Kemenag akan meninjau ulang, agar tidak ada CJH yang tidak batal berangkat.

"Ini kan kececeran satu orang, karena CJH yang bersangkutan itu memaksakan diri untuk berangkat bersama isteri. Sehingga sampai habis batas waktu, dan tidak bisa lagi untuk diberangkatkan," ujarnya. (fathur)

Berita: