Meskipun hujan cukup deras pada Kamis siang (10/8/2017), Pengurus Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kantor  Kemenag Kota Pontianak tetap menggelar pertemuan rutin arisan yang diisi dengan kegiatan Penyuluhan tentang Bahaya Narkoba. Acara berlangsung di Aula Kantor Kemenag. Kegiatan yang mengusung tema "Ada Narkotika di Rumahku" menghadirkan narasumber dari Tim Advokasi dan Sosialisasi Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Pontianak, yakni Ibrahim Chandra, SE dan Putri.

Rangkaian acara diawali dengan menyanyikan lagu Mars Dharma Wanita Persatuan. Dilanjutkan dengan Pembacaan Doa yang dipimpin oleh Ny Najipah Ibrahim. Kemudian sambutan dari Ketua DWP Kemenag yang diwakili oleh Wakil Ketua I, Ny Zainab Juniwati Sunardi. Mengawali sambutannya, Ny Zainab menyampaikan permohonan maaf dari ibu Ketua DWP Kemenag Hj Masfuah Jawani yang tidak bisa hadir dalam acara tersebut.

Lebih lanjut Ny Zainab yang juga adalah istri dari Kasubag Tata Usaha Kantor Kemenag Kota Pontianak (Sunardi SH, MSi) ini mengatakan bahwa narkoba menjadi ancaman bagi seluruh keluarga di Indonesia. Saat ini tanpa kita sadari narkoba sudah ada di sekitar kita, bahkan di dalam rumah kita sendiri. Berbagai kasus terkait narkoba hampir setiap hari menghiasi media massa, baik cetak maupun elektronik. Sehingga membuat kita sebagai orang tua yang memiliki anak remaja khususnya, merasa khawatir dengan hal tersebut.

“Menyikapi hal tersebut, Pengurus DWP Kemenag Kota merasa perlu untuk memberikan penyuluhan terkait bahaya narkoba ini. Paling tidak sebagai istri sekaligus ibu, kita mengetahui secara umum terkait jenis atau macam-macam narkoba yang menjadi ancaman bagi generasi muda. Karena sebagai seorang ibu, kita memiliki tugas dan tanggung jawab untuk mengawasi tumbuh kembang anak serta melindungi anak-anak dan keluarga kita dari jerat narkoba”, tutur Zainab di hadapan seluruh anggota DWP Kemenag yang hadir.    

Kemudian acara dilanjutkan dengan penyuluhan tentang bahaya narkoba dari Tim Advokasi dan Sosialisasi BNN Kota Pontianak. Pemaparan materi disampaikan oleh Ibrahim Chandra. Banyak hal penting yang disampaikan Ibrahim, yang tentunya perlu diketahui oleh ibu-ibu. Antara lain terkait bahaya atau dampak negatif narkoba, mengenali lebih dini anak yang sudah terkontaminasi narkoba, serta apa yang sebaiknya dilakukan para orang tua kepada anak mereka yang sudah terlanjur terkena jerat narkoba.

Narkoba (Narkotika, Psikotropika, dan Bahan Adiktif lainnya) secara umum merupakan zat –zat alami maupun kimiawi yang apabila dimasukkan ke dalam tubuh baik secara Oral (minum, hirup, hisap, sedot) maupun secara injeksi/suntikan dapat mengubah pikiran, suasana hati atau perasaan dan prilaku seseorang. Terkait tema yang diusung “Ada Narkotika di Rumahku”, Ibrahim mengatakan tanpa kita sadari di rumah kita sudah ada makanan/minuman atau barang-barang yang mengandung unsur narkoba. Antara lain rokok, kopi, dan lem yang biasa sering kita dengar anak-anak ngelem, jelasnya.

Usai penyampaian materi dilanjutkan dengan sesi tanya jawab peserta kepada narasumber. Seluruh rangkaian acara diakhiri dengan penarikan arisan dan door prize untuk anggota yang beruntung. Turut hadir dalam acara tersebut istri pegawai dan istri para kasi dan penyelenggara, istri Kepala KUA dan Kepala Madrasah se Kota Pontianak, serta pegawai wanita di lingkungan Kemenag Kota Pontianak.*(Sumi/Ptk)

Berita: