Landak - KH. Ahmad Fauzie HIB kembali terpilih sebagai Ketua Tanfidziah PC Nahdlatul Ulama Kabupaten Landak masa Khidmat 2020-2025 dalam Konferensi Cabang ke 2 di aula kantor Bupati Landak, Jumat (31/1/2020) sore.

Sidang dipimpin Romawi dengan sistem musyarawah mufakat dari peserta dengan menghasilan Rois Syuriah, KH Misbah dan Ketua Tanfiziah KH Ahmad Fauzie HIB.

Ketua Tanfiziah NU Landak,  Ahmad Fauzie dalam pidato pertamanya mengucapkan terima kasih dan ingin kepada rekan-rekan bersama membesarkan NU di Landak.

"Pengalaman sebelumnya kita jadikan pedoman. Bagimanan NU bisa lebih baik lagi. Sekali lagi untuk kebaikan bersama,"ucapnya singkat.

Bupati Landak diwakili Sekda, Vinsensius saat membuka acara mengatakan, ke depan menghadapi tantangan yang lebih berat dan kompleks, selain pengaruh globalisasi sebagai akibat kemajuan sains dan teknologi.

"Tantangan lain secara kontemporer adalah radikal, terorisme, narkoba dan pergaulan bebas, ada fenomena melemahnya ukhuwah Islamiah,"katanya.

Menurutnya,  sebagai organisasi kemasyarakatan yang menjadi bagian yang tak terpisahkan dari keseluruhan bangsa Indonesia, Nahdlatul Ulama senantiasa menyatu dengan perjuangan nasional bangsa Indonesia.

"Nahdlatul Ulama mengambil posisi aktif dalam proses perjuangan mencapai dan memperjuangkan kemerdekaan, serta ikut aktif dalam menyusun Undang-Undang Dasar 1945,"katanya.

Setiap warga nahdlatul ulama harus menjadi warga negara yang senantiasa menjunjung tinggi pancasila dan UUD 1945. Sebagai organisasi keagamaan, NU merupakan bagian tak terpisahkan dari umat Islam Indonesia yang senantiasa berusaha memegang teguh prinsip persaudaraan ukhuwah, toleransi, kebersamaan dan hidup berdampingan dengan sesama warga Negara yang mempunyai keyakinan/agama lain untuk bersama-sama mewujudkan cita-cita persatuan dan kesatuan bangsa yang kokoh dan dinamis.

"NU Kabupaten Landak harus dapat memberikan bimbingan dan tuntunan kepada umat Islam di kabupaten Landak dalam mewujudkan kehidupan beragama dan bermasyarakt yang diridhoi Tuhan yang masa Esa, memberikan nasehat dan fatwa mengenai masalah keagamaan dan kemsayarakatan kepada pemerintah dan masyarakat,"tegas Vinsen.

Meningkatkan kegiatan bagi terwujudnya ukhuwah islamiah dan kerukunan antar umat beragama dalam memantapkan persatuan dan kesatuan serta menjadi penghubung antara ulama dan umaro (pemerintah) dan penterjemah timbal balik antara umat dan pemerintah guna mensukseskan pembangunan di Kabupaten Landak dalam memberikan bimbingan dan tututan kepada masyarakat.