Pada hari Selasa pagi, 2 Oktober 2018, Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Barat melalui Sub Bagian Ortala dan Kepegawaian menggelar Asesmen Kompetensi Jabatan Pengawas dan Kepala Madrasah. Kegiatan tersebut dipusatkan di Grand Mahkota Hotel Pontianak.

Kepala Sub Bagian Ortala dan Kepegawaian Drs. Tukiman, M.Si mengatakan bahwa kegiatan Asesmen kali ini diikuti oleh 60 orang peserta dari Kanwil Kemenag Kalbar dan dari Kan Kemenag Kalbupaten Kota se-Kalimantan Barat.

“Dari 60 peserta tersebut  terdiri dari 36 peserta mengikuti asesmen kompetensi jabatan pengawas sedangkan sisanya 24 orang mengikuti asesmen kompetensi sebagai Kepala Madrasah,” jelas Tukiman.

Dalam waktu yang sama, Kepala Sub Bagian Karir Biro Kepegawaian Kemenag RI, Sugeng menyatakan bahwa tes Kompetensi melalui Asesmen ini merupakan kewajiban Pemerintah untuk pemetaan pegawai sesuai dengan kompetensinya masing-masing,

“Pelaksanaan Asesmen ini merupakan salah satu penilaian terhadap kinerja yang telah kita lakukan, oleh karena itu dalam pelaksanaan Asesmen ini hanya akan menggali potensi dan kompetensi kita selama menjadi ASN sehingga potensi tersebut tidak bisa dibuat-buat atau direkayasa,” jelas Sugeng.

Lebih lanjut ia menambahkan bahwa kompetensi ASN tidak bisa dipaksakan untuk hadir dalam diri masing-masing karena kompetensi ini adalah sesuatu yang melekat pada diri kita masing-masing oleh karena itu sebernarnya kompetensi kita sudah ada sejak kita diangkat menjadi Pegawai.

“Tujuan Asesmen ini diadakan adalah untuk menggali Talent (bakat) dan Kemampuan pegawai yang disiapkan untuk menduduki Jabatan Pengawas dan Jabatan Kepala Madrasah dengan materi Asesmen Psikotes, Tes Umum/Pengetahuan, Leaderless Group Discutiao dan Wawancara dengan Asesor dari Biro Kepegawaian Kemenag RI dan Psikologi Independen dari Provinsi Kalimantan Barat,” kata Sugeng.

Kegiatan Asesmen dibuka oleh Kabag TU Kanwil Kemenag Kalbar H. Rohadi, S.Ag, M.Si, Dalam sambutannya ia nyatakan bahwa Asesmen berbeda dengan Ujian waktu di bangku sekolah karena dalam pelaksanaan asesmen bentuk soal dan pertanyaan berkaitan dengan kinerja, tugas dan fungsi ASN sesuai dengan JFU masing-masing-masing. sehingga hasil asesmen menjadi gambaran kinerja yang telah kita lakukan selama menjadi pegawai. (Ir-Inmas).

Berita: