Menindaklanjuti hasil rapat kerja sebelumnya, Kelompok Kerja Kepala Madrasah (K3M) Tsanawiyah Kota Pontianak melaksanakan kegiatan audit internal terkait pelaporan Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di lingkungan Kementerian Agama Kota Pontianak. Audit internal pelaporan BOS Tahap I Periode Januari sampai Juni Tahun Anggaran 2018 ini berlangsung pada Kamis (4/10/2018), di MTs Negeri 2 Pontianak, yang beralamat di Jalan Prof. Dr. M. Yamin Kota Baru Pontianak.

Tim auditor internal K3M MTs Kota Pontianak ini, dibawah koordinator langsung Kepala Seksi Pendidikan Madrasah (Penmad) Kantor Kemenag Kota Pontianak, H. Makpul, S.Ag, M.Pd, yang pada hari yang sama dilantik sebagai Kasi Pendis Kantor Kemenag Kabupaten Kubu Raya. Adapun ketua tim audit tersebut adalah Hj. Yuliana, S.Pd, M.Pd yang juga adalah Kepala Madrasah (Kamad) pada MTs Negeri 2 Pontianak.

Tim tersebut memiliki enam anggota, yakni H. M. Syurif Asy Arie, SE (Kamad MTs Al Jihad), H. Bambang Daryanto, SE, S.Pd (Kamad MTs Islamiyah), Marhani, M.Pd  (Kamad MTs Sirajul Ulum), Sahiri, S.Ag (Kamad MTs Mu'tasimbillah), Diana Fitriyah, S.Pd (Kamad MTs Al Anwar) dan Ahmad Sarkawi, S.Ag, M.Pd.I (Kamad MTs Nahdlatus Syubban) Pontianak.

Selanjutnya tim auditor internal K3M MTs Kota Pontianak ini melakukan audit laporan BOS. Yakni memeriksa dan mengkoreksi kebenaran lampiran-lampiran pelaporan BOS. Dengan dasar acuan audit adalah Petunjuk Tekhnis BOS Tahun 2018, dan resume hasil binaan Irjen Kemenag RI pada tahun sebelumnya. Kegiatan tersebut bertujuan agar pelaporan BOS Madrasah yang telah dibuat, benar-benar  sesuai standar yang ditentukan.

Kesimpulan akhir kegiatan ini, tim auditor masih menemukan laporan beberapa madrasah yang perlu diperbaiki dan masih perlu melengkapi lampiran-lampiran laporan. Dalam kesempatan tersebut, H. Makpul memberikan apresiasi atas kinerja tim auditor internal ini. Beliau berharap, di waktu yang akan datang kegiatan tersebut bisa terus dilakukan. Karena dirasa sangat bermanfaat bagi madrasah, agar pelaporannya dapat diterima oleh pihak-pihak terkait.*(sumi-AS/ptk)

Berita: