Salah satu program Koperasi Pegawai Negeri (KPN) Kopenda Kantor Kemenag Kota Pontianak adalah memberikan bantuan biaya rawat inap kepada anggotanya yang opname di rumah sakit. Program tersebut menjadi salah satu program unggulan dari koperasi yang diketuai oleh Mas Hadran AMd. Hampir setiap bulan, koperasi yang memiliki anggota sekitar 467 orang ini, memberikan bantuan biaya rawat inap kepada anggotanya yang dirawat di rumah sakit.

Seperti terlihat di Kantor Kemenag Kota Pontianak, Selasa (15/8/2017), Pengurus KPN Kopenda kembali menyerahkan bantuan biaya rawat inap untuk anggota yang opname di rumah sakit. Kali ini bantuan diberikan kepada salah satu anggota koperasi atas nama Asmara SPd, yang juga adalah Bendahara pada MTs Negeri 1 Pontianak. Mewakili KPN Kopenda, bantuan biaya rawat inap tersebut diserahkan langsung oleh Sekretaris Koperasi, Sumiati.

Asmara tercatat sebagai anggota koperasi dengan nomor keanggotaan A/423/10-11. Bantuan biaya rawat inap tersebut diterima langsung oleh yang bersangkutan. Berdasarkan surat keterangan dokter yang dibawanya, Asmara menjalani rawat inap di Rumah Sakit Umum YARSI Pontianak selama empat hari (tanggal 3 sampai 6 Agustus 2017). Adapun diagnosa dokter yang merawatnya, Asmara menderita sakit DBD. Syukur Alhamdulillah saat ini kondisinya sudah membaik dan sudah bisa kembali bekerja seperti biasa.

Adapun besar bantuan biaya rawat inap untuk anggota KPN Kopenda sesuai hasil Rapat Anggota Tahunan (RAT) Koperasi adalah sebesar Rp. 500.000,- (Lima Ratus Ribu Rupiah). Bantuan tersebut diberikan untuk anggota yang bersangkutan dan tidak termasuk keluarganya. Selain itu, bantuan biaya rawat inap ini hanya diberikan satu kali dalam setahun kepada setiap anggota.

Berdasarkan data pengurus, sejak Januari 2017 KPN Kopenda telah membayar bantuan biaya rawat inap kepada 7 anggota yang opname di rumah sakit. Mereka atas nama Betty (Bendahara MAN 1 Pontianak), Suhaida (Guru MIN Teladan Pontianak), Kristi HK (Guru Agama Katolik SMA Negeri 4 Pontianak), Muhardi (Guru PAI SMP Islam Al-Azhar Pontianak), Eka Wahyuni (Staf Seksi Bimas Islam), Najipah (Staf bagian umum) Kemenag Kota Pontianak, dan Asmara SPd (Bendahara pada MTs Negeri 1 Pontianak.*(Sumi/Ptk)

Berita: