Seksi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Kantor Kemenag Kota Pontianak, tahun ini kembali akan memberikan bantuan operasional kepada lembaga Taman Pendidikan AlQur’an (TPQ) dan Madrasah Takmiliyah (MDT) yang berdomisili di Wilayah Kota Pontianak. Bantuan tersebut akan diberikan kepada empat Lembaga TPQ dan dua Lembaga MDT yang sudah memiliki Nomor Statistik atau SK Izin Operasional yang diterbitkan oleh Kemenag Kota Pontianak.

Adapun besar BOP yang akan diberikan kepada masing-masing lembaga sebesar lima  juta rupiah. Bantuan tersebut diberikan guna menindaklanjuti DIPA Seksi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Tahun Anggaran 2018, Nomor 025.04.2.418675 tanggal 08 Januari 2018, tentang Bantuan Pendidikan AlQur’an pada lembaga Taman Pendidikan AlQur’an (TPQ) dan Madrasah Diniyah Takmiliyah (MDT).

Informasi terkait bantuan tersebut disampaikan langsung oleh Kepala Seksi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Kantor Kemenag Kota Pontianak, H Ernan SAg MSi di ruang kerjanya, Rabu (31/1/2018). H Ernan juga mengatakan, bahwa pihaknya juga sudah menginformasikan bantuan tersebut kepada 40 Lembaga TPQ  dan 25 MDT yang ada di Kota Pontianak, melalui surat dengan Nomor: B-460/Kk.14.01.3/PP.00.7/01/2018 tanggal 30 Januari 2018 tentang Program Bantuan Operasional MDT/TPQ.

Informasi terkait bantuan juga sudah ditempel di papan informasi yang ada di depan ruang Seksi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Kantor Kemenag Kota Pontianak. Bagi lembaga TPQ yang ingin mendapatkan bantuan, disilahkan untuk segera melengkapi persyaratan yang telah ditentukan.

Lebih lanjut H Ernan yang didampingi salah satu stafnya Eka Aryani SEI  mengatakan, bagi pimpinan lembaga atau Kepala TPQ dan Kepala MDT yang ingin mendapatkan Bantuan Operasional (BOP) tersebut, agar bisa menyampaikan usulan permohonan bantuan dengan melengkapi beberapa persyaratan. Yang pasti Lembaga TPQ/MDT calon penerima BOP adalah lembaga yang telah memiliki Nomor Statistik atau SK Izin Operasional yang dikeluarkan oleh Kemenag Kota Pontianak, tegasnya.

Syarat lain yang harus dipenuhi adalah, Lembaga MDT/TPQ calon penerima BOP harus masuk dalam data EMIS semester ganjil tahun pelajaran 2017/2018 yang dibuktikan dengan sofcopy dalam bentuk excel. Lembaga TPQ tidak mendapatkan bantuan serupa dari Kanwil Kemenag Kalbar Tahun Anggaran 2017. BOP diprioritaskan bagi lembaga yang memiliki gedung sendiri (diluar pondok pesantren, masjid, mushollah dan rumah).

Kemudian Lembaga MDT/TPQ mengajukan proposal permohonan BOP ke Kemenag Kota Pontianak dengan melampirkan: Surat Permohonan, Profil MDT/TPQ, Fotocopy Akte Notaris pendirian lembaga, Fotocopy sertifikat kepemilikan tanah/sertifikat tanah wakaf, Fotocopy Surat Keputusan Izin Operasional lembaga dan Piagam, Fotocopy rekening Bank BRI (non-syari’ah) atas nama lembaga MDT/TPQ yang sudah divalidasi oleh pihak bank, Fotocopy NPWP atas nama lembaga MDT/TPQ, Rencana Anggaran Biaya (RAB), dan Foto-foto kegiatan belajar santri.

Proposal permohonan bantuan BOP disampaikan paling lambat Senin, 16 April 2018 pada hari dan jam kerja. Hal-hal yang belum jelas dapat ditanyakan langsung ke Seksi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Kantor Kemenag Kota Pontianak, kepada ibu Eka Aryani SEI, CP.081352260275.*(Sumi/Ptk)

Berita: