Kesehatan merupakan hal yang paling berharga bagi setiap orang. Terkadang banyak yang baru menyadari betapa pentingnya sehat di saat sudah jatuh sakit. Pada hal Rasulullah SAW sudah mengingatkan kepada kita untuk menjaga lima perkara sebelum datang lima perkara. Salah satunya adalah menjaga atau memanfaatkan waktu sehat sebelum datang waktu sakit.

Dari Ibnu ‘Abbas, Rasulullah SAW bersabda, “manfaatkan lima perkara sebelum datang lima perkara: yakni waktu mudamu sebelum datang waktu tuamu, waktu sehatmu sebelum datang waktu sakitmu, masa kayamu sebelum datang masa kefakiranmu,  masa luangmu sebelum datang masa sibukmu, dan hidupmu sebelum datang kematianmu.”

Hadits tersebut kiranya sangat familiar. Dan tidak ada satu orang pun yang membantahnya. Begitu penting dan berartinya kesehatan, sehingga orang akan rela melakukan apa saja untuk bisa menjadi sehat. Terutama kalau sudah jatuh sakit. Bagi muslim yang sedang sakit, Agama Islam juga mengatur hak mereka, yang sekaligus juga merupakan kewajiban bagi muslim lainnya.

Salah satu hak seorang muslim terhadap muslim lainnya adalah jika sakit, maka muslim lainnya wajib menjenguknya. Seperti yang terlihat pada Senin (1/10/2018), Kepala Kantor Kemenag Kota Pontianak H. Ekhsan, S.Ag, M.Si sengaja mengunjungi Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Kubu Raya (KKR) Drs. H. Ja’far, A, M.Si, yang sedang menjalani masa pemulihan di kediamannya yang beralamat di Jalan Karet Pontianak Barat.

Seperti diketahui, H. Ja’far sempat dikabarkan sakit pada Rabu, 19 September 2018 yang lalu pada saat beliau sedang berada di kantornya Kemenag Kubu Raya. Beliau sempat masuk Rumah Sakit AURI dengan diagnosa awal gejala stroke. Kemudian di hari yang sama suami dari Hj. Ratna Iriani ini langsung dirujuk ke Rumah Sakit Antonius Pontianak dan sempat dirawat sekitar satu minggu. Setelah kondisinya berangsur membaik, oleh dokter diperbolehkan pulang dan rawat jalan untuk pemulihannya.

Turut serta mendampingi Kepala Kemenag Kota Pontianak saat megunjungi H. Ja’far adalah Kasi Pendidikan Madrasah (H. Makpul, M.Pd), Ketua Dharma Wanita Persatuan Kantor Kemenag Kota Pontianak (Hj. Rusnila Ekhsan, S.Ag, M.Pd) beserta sejumlah pengurus, Ketua Kelompok Kerja Penyuluh (Drs. M. Daud), serta beberapa ASN di lingkungan Kantor Kemenag Kota Pontianak.

Kunjungan tersebut dilakukan sebagai bentuk empati dan simpati keluarga besar Kantor Kemenag Kota Pontianak kepada H. Ja’far yang akrab disapa Puang ini. Mengingat H. Ja’far beberapa waktu yang lalu pernah menjabat sebagai Kepala Kantor Kemenag Kota Pontianak. Sebenarnya kunjungan tersebut bukanlah yang pertama. Karena sebelumnya Kepala Kemenag Kota Pontianak beserta jajaran juga sudah mengunjungi puang pada saat dirawat di Rumah Sakit Antonius Pontianak.

Meskipun dalam kondisi yang kurang sehat, namun H. Ja’far tetap terlihat ceria dan bersemangat menerima H. Ekhsan beserta istri dan rombongan yang datang mengunjunginya. Bahkan seluruh yang datang berkunjung sempat tertawa mendengar candaannya kepada beberapa orang yang pernah menjadi stafnya ketika menjabat sebagai Kepala Kantor Kemenag Kota Pontianak beberapa waktu yang lalu.

Setelah berbincang-bincang terkait kondisi kesehatan puang, seluruh yang hadir kemudian berdoa bersama untuk kesembuhan pejabat nomor satu di kemenag Kubu Raya ini. Doa dipimpin langsung oleh H. Makpul. Suasana haru dan isak tangis juga sempat mewarnai pertemuan tersebut. Karena H. Ja’far sempat mengingatkan agar keluarga besar kemenag selalu kompak, jangan berburuk sangka dan saling menjelekkan satu dengan yang lain. Karena hidup ini sangat singkat, nasihat puang kepada seluruh yang datang berkunjung.*(sumi/ptk)

Berita: