MEMPAWAH:  Bertempat di Aula Kantor Kementerian Agama Kabupaten Mempawah, Ketua BWI Kabupaten Mempawah Dr. H. Rahmad Satria, MH (9/11/17) melakukan pertemuan dengan segenap pengurus BWI, guna membicarakan program kerja kedepan yang harus dilaksanakan demi tercapainya tujuan utama yang menjadi program BWI.

Kegiatan yang menggunakan waktu kurang lebih 5 jam tersebut dihari oleh oleh para pengurus BWI, beserta beberapa pegawai Kantor Kementerian Agama Kabupaten Mempawah, tampak hadir Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Mempawah H. Kamaludin yang didampingi oleh Kepala Seksi Bimas Islam Jemaat, M.Si.

H. Kamaludin dalam sambutannya mengatakan bahwa lembaga wakaf yang ada di Indonesia merupakan lembaga pranata keagamaan yang memiliki potensi dan manfaat ekonomi yang tinggi, sehingga perlu dikelola secara efektif dan efisien, untuk kepentingan ibadah, serta untuk memajukan kesejahteraan umum, sehingga ia meminta kepada segenap pengurus agar memanfaatkan dengan sebaik-baiknya organisasi BWI tersebut.

Ketua BWI H. Rahmad Satria meminta kepada seluruh jajarannya agar melakukan pendataan serta pengelolaan perwakafan dengan profesional, dengan berpedoman kepada UU RI Nomor 41 Tahun 2014 tentang wakaf, selain itu selalu pro aktif dalam melakukan pendataan bagi para wakif yang akan mewakafkan hartanya, baik wakaf benda tidak bergerak, bahkan wakaf benda bergerak berupa uang melalui lembaga keuangan syariah yang ditunjuk oleh Menteri.

Selain mendata wakif, Rahmad Satria juga meminta agar pembinaan nazir selaku pengelola wakaf dapat ditingkatkan, baik berupa nazir perseorangan, organisasi, maupun badan hukum, dengan syarat bahwa nazir tersebut merupakan Warga Negara Indonesia, beragama Islam, dewasa, amanah, mampu secara jasmani dan rohani, serta tidak terhalang melakukan perbuatan hukum. (Rudi_Mpw).

Berita: