Rabu, 9 Agustus 2017. Dimulai pemberangkatan perdana dari embarkasi Batam dengan daerah asal Kalimantan Barat berasal dari Kloter 11,12,13,14,15 dan 16. Untuk pemberangkatan perdana yaitu Kloter 11 oleh Gubernur Kalimantan Barat yang dalam hal ini diwakili oleh Sekretaris Daerah Dr.M.Zeet Hamdy Assovie. Kloter 11 merupakan gabungan dari daerah Kab.Melawi (107), Kab. Sanggau (112), Kab. Landak (51) dan Kab. Mempawah (173) yang berangkat dari Asrama Haji Batam dan selanjutnya diterbangkan dari Bandara International Hang Nadim Batam.

Dalam pelepasan perdana di Asrama Haji Batam Dr.M.Zeet Hamdy Assovie berpesan kepada jamaah haji agar mencatat nomor ponsel para petugas haji. “Setelah tiba di tanah suci hal yang pertama Ibu-ibu dan Bapak-bapak harus lakukan adalah silahkan catat nomor ponsel para petugas haji baik yang dari Kalimantan Barat atau yang nasional, takut terjadi apa-apa nanti ada yang bias dihubungi. Yang kedua pesan saya adalah perbanyak konsumsi Air putih, kondisi di Arab saat ini sedang 44 derajat celcius,” jelasnya.

Mengingat jaman teknologi yang sudah canggih memang seharusnya para jamaah dapat mengikuti perkembangan zaman dengan memanfaatkan ponsel sebagai alat komunikasi jika tersesat tau kebingungan dalam mencari arah dapat memanfaatkan teknologi GPS yang terdapat pada ponsel. Sehingga tidak terkesan ponsel hanya digunakan untuk merekam video dan foto selfie saja.

Dalam kesempatan ini Dr.M.Zeet Hamdy Assovie memberikan bendera merah putih kepada para petugas kloter yang diterima oleh M. Desi Asiska, S.Sos.I  sebagai simbolis pengamanatan tanggung jawab membawa nama baik Indonesia dalam pelaksanaan ibadah haji. Dan juga sebagai simbol amanat untuk menjaga para jamaah haji dari kloter 11 ini.

Tak lupa juga Dr.M.Zeet Hamdy Assovie menyempatkan diri untuk bersalaman dengan para jamaah dan para petugas kloter haji yang setelahnya akan menaiki bus angkutan menuju Bandara Hang Nadim Batam. @luthfi/Batam

Berita: