Setelah kurang lebih lima hari (dari tanggal 3 - 7 Oktober 2017) mengikuti Training Centre (TC), seluruh peserta yang merupakan kontingen Pekan Keterampilan dan Seni Pendidikan Agama Islam (Pentas PAI) Provinsi Kalbar dilepas secara resmi oleh Plt Kepala Kanwil Kemenag Kalbar Drs H Syaripendi. Pelepasan berlangsung di Balai Latihan Koperasi Jalan Sutomo Pontianak pada Sabtu, 7 Oktober 2017 yang lalu.

Keesokan harinya, tanggal 8 Oktober 2017, seluruh kontingen Kalbar diberangkatkan via Bandara Supadio Pontianak bertolak menuju Provinsi Aceh guna mengikuti Pentas PAI Nasional VIII Tahun 2017. Perjalanan menuju daerah yang terkenal dengan julukan Serambi Mekkah ini terbilang cukup melelahkan. Pasalnya seluruh kontingen harus transit sebanyak dua kali sebelum sampai ke Aceh. Yakni transit di Bandara Hang Nadim Batam dan Bandara Kualanamu Medan. Ditambah lagi ada diantara peserta yang kondisinya kurang sehat karena mabuk udara.

Berangkat dari Bandara Supadio Pontianak menuju Bandara Hang Nadim Batam. Rombongan beristirahat beberapa saat. Perjalanan dilanjutkan menuju ke Bandara Kualanamu Medan. Di Bandara ini terjadi insiden yang sangat tidak mengenakkan untuk dikenang. Karena kontingen Kalbar yang berjumlah 42 orang menjadi terbagi 2. Sebanyak 14 orang dari kontingen Kalbar jadwal penerbangannya menuju Aceh dicancel oleh pihak maskapai penerbangan Lion Air. Entah apa alasannya. Yang pasti hal tersebut sangat tidak menyenangkan.

Rombongan pertama pun melanjutkan perjalanan menuju Aceh. Sampai di Bandara Sultan Iskandar Muda Aceh sekitar pukul 17.30 WIB. Di sana rombongan kontingen Kalbar yang dipimpin langsung Kabid Pendidikan Agama dan Keagamaan Islam Kanwil Kemenag Kalbar H Wildan SH, disambut oleh panitia daerah. Usai dilakukan upacara penyambutan, seluruh kontingen dijemput menggunakan bis panitia. Sampai di penginapan sekitar pukul 18.30 WIB. Sedangkan rombongan kedua, baru sampai sekitar tengah malam.

Seluruh kontingen Kalbar diinapkan di Hotel Seventeen yang beralamat di Jalan Teuku Umar Nomor 350 Banda Aceh. Hotelnya terbilang cukup nyaman dan bersih. Karena hotel ini terbilang masih baru. Cuma cukup jauh dari lokasi lomba. Sekitar 15 menit perjalanan dengan mobil atau bis yang disiapkan oleh panitia setempat.

Senin, 9 Oktober 2017, para official dan pendamping kontingen Kalbar melakukan registrasi ulang kepada panitia. Malamnya dilangsungkan acara pembukaan Pentas PAI Nasional VIII Tahun 2017 yang dipusatkan di Taman Shulthanah Shafiatuddin, Aceh. Acara dibuka langsung oleh Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin yang ditandai dengan pemukulan gendang Rapai Pase. Disaksikan Gubernur Aceh Irwandi Yusuf, Dirjen Pendidikan Islam Kamaruddin Amin, Direktur Pendidikan Agama Islam Imam Safei, dan Kakanwil Kemenag Provinsi Aceh Daud Pakeh.

Tampak hadir pada acara pembukaan Pentas PAI Nasional VIII Tahun 2017 ini, Trisna Willy Lukman, para Kepala Kanwil Kemenag Provinsi se-Indonesia, para Pejabat Esselon II dan III  Ditjen Pendidikan Islam,  tokoh masyarakat Aceh, serta ribuan kontingen yang berasal dari 34 Provinsi di Indonesia, termasuk Kalbar. Berdasarkan data panitia, Pentas PAI diikuti 907 peserta didik (SD/SMP/SMA/SMK) dan 235 pendamping. Pada saat melakukan defile, para perwakilan kontingen mengenakan pakaian adat dari daerah asalnya masing-masing.

Acara pembukaan Pentas PAI Nasional VIII Tahun 2017 di Aceh boleh dibilang tidak biasa. Pasalnya defile kontingen berlangsung persis di akhir acara. Setelah itu acara pembukaan langsung selesai. Mengingat lokasi acara yang relatif sempit, sehingga banyak yang merasa tidak puas dengan acara tersebut. Karena seluruh peserta defile tidak bisa menyaksikan acara pembukaan dengan leluasa. Pasalnya berada di lokasi yang terlindung dari panggung utama.*(Sumi/Ptk) 

Berita: