SINGKAWANG. Komandan Distrik Militer (Dandim) 1202 Singkawang, Letkol Inf. Abdul Rahman, SIP menggelar kegiatan coffee morning bersama tokoh agama, tokoh pemuda, lintas etnis di aula Makodim, Sabtu, 9 September 2017.

Acara coffee morning yang dimulai pukul 09.00 WIB ini dilaksanakan dalam rangka menangkal dampak dari krisis kemanusiaan yang terjadi terhadap etnis Rohingya di Myanmar. Pada kegiatan tersebut dilaksanakan pula penandatangan kesepakatan antar umat beragama, dari beberapa tokoh agama dan masyarakat untuk senantiasa menjaga toleransi dan kerukunan antar umat beragama, menghormati kebebasan untuk menjalankan ibadah sesuai agama dan kepercayaan masing-masing serta mewaspadai dan menindak tegas pihak yang ingin merusak toleransi khususnya di Kota Singkawang.

Hadir sebagai pembicara / kata sambutan Dandim 1202 Singkawang Letkol Abdul Rahman, SIP, mewakili Kapolres Singkawang Kompol Hisbullah, mewakili Kakankemenag Singkawang H.Azhari, Msi (kasubag TU), mewakili Kabakesbangpol Singkawang, Suhardi, ketua FKUB Singkawang Baharuddin. Selain itu kegiatan ini juga dihadiri sekitar 50 orang utusan dari tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh adat Kota Singkawang serta pengurus FKUB Kab Bengkayang                       

Pada kesempatan itu, Kasubbag TU Kantor Kemenag Kota Singkawang H.Azhari. M.Si  menyampaikan bahwa sesuai dengan misi Kantor Kemenag Kota Singkawang yaitu tetap konsisten dalam memelihara Kerukunan Umat Beragama, Mencerdaskan Umat Beragama baik secara spiritual, lahir dan bathin menuju masyarakat sejahtera dan taat beragama. “Mengutip penjelasan Kakanwil Kementerian Agama Kalbar di koran hari ini yg menyatakan bahwa kejadian Rohingya bukan bernuansa agama melainkan bernuansa kemanusiaan, oleh karena itu kita sebagai warga masyarakat Singkawang jangan sampai tercemar oleh provokasi dan terpancing konflik yang bernuansa sara tersebut,” ucapnya.        

Selanjutnya ia berharap pada tokoh agama, tokoh adat dan tokoh masyarakat Kota Singkawang dengan perannya yang sangat vital di masyarakat untuk mensosialisasikan hal ini serta terus menerus memelihara kerukunan umat beragama yang telah terjalin di Kota Singkawang. (Jk/hms)

Berita: