Bertempat di Restoran Beringin Pontianak dilaksanakan kegiatan Penguatan Data dan Operator EMIS Lembaga Pendidikan Keagamaan Islam, kamis (3/5). Acara pembukaan dimulai pukul sembilan pagi yang dipandu MC oleh Yaumi dilanjutkan pembacaan ayat suci Al-Qur’an dan lagu Indonesia Raya. Peserta kegiatan ini yaitu para operator EMIS di Lembaga Pendidikan Keagamaan Islam yang berjumlah 120 orang.

Dalam Laporan panitia yang disampaikan oleh Indah Waluyanigrum, SE menyatakan bahwa tujuan kegiatan ini untuk memperkuat data EMIS pada Pondok Pesantren, Madin, dan TPA/TPQ.

EMIS kebutuhan vital pada lembaga keagamaan islam agar eksis. Data-data pada EMIS akan digunakan untuk perencanaan dan pembinaan meningkatkan mutu Lembaga Pendidikan Keagamaan, jelasnya.

"Mari kita berkerja sama agar data EMIS bisa terverifikasi 100%, ajaknya kepada seluruh peserta.

Kepala Kantor Drs. H. Ja’far dalam arahannya meminta lembaga pendidikan agar mampu mengubah mindset dalam pengelolaan lembaga yang lebih baik. "Data EMIS harus akurat dan valid karena ini akan diserahkan ke Bappenas," jelasnya.

Lebih lanjut Ja'far mengatakan bahwa sebagai seorang pemimpin itu harus bisa memanfaatkan potensi dan semangat dalam mengelola lembaga pendidikan. Bantuan-bantuan yang diberikan kedepan nanti akan berdasarkan data EMIS. Setiap bantuan yang diterima harus ada laporan pertanggung jawabannya dan sesuai peruntukkannya, pintanya.

Sebelum menutup arahannya, ja'far kemudian menegaskan agar data yang masuk harus dapat dipertanggunjawabkan dan tidak asal input saja.

Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim Kepala kantor Drs. H. Ja’far A menyatakan membuka kegiatan ini secara resmi. Akhir kata dengan mengucapkan Alhamdulillah MC menutup kegiatan pembukaan ini. (Bond/KKR)   

Berita: