Forum Komunikasi Penyuluh Agama Islam (FKPAI) kecamatan Rasau Jaya telah terbentuk dan memiliki agenda kegiatan rutin baik yang berkaitan dengan intern penyuluh itu sendiri maupun berkaitan dengan umat. Berkaitan dengan umat FKPAI kecamatan Rasau Jaya mengajak tokoh agama dan tokoh masyarakat dalam keterlibatannya untuk berdakwah sehingga terbentuklah Rasau Jaya Membuka Al Quran (RJMQ) dengan program unggulannya “Kajian Al Quran dan Penyantunan Anak Yatim dhu’afa”. Dengan dukungan masyarkat dan pemerintahan desa, RJMQ bisa melaksanakan kegiatan ini secara rutin 2 bulan sekali dengan berpindah-pindah dari desa ke desa dan dari masjid/surau ke masjid/surau.

Berkaitan dengan intern penyuluh, FKPAI kecamatan Rasau Jaya yang terdiri dari 8 penyuluh non PNS dan 1 penyuluh PNS bersama-sama meningkatkan kwalitas mulai dari penguasaan IT, strategi dakwah,  pengembagan materi baik dengan kajian maupun diskusi. Dalam penguatan diri ini dilakukan pertemuan rutin setiap bulan sekali di AULA KUA kec. Rasau Jaya. Kondisi masyarakat kecamatan Rasau Jaya yang majemuk dan peningkatan berbagai persoalan terutama pada saat ini telah mulai adanya suhu politik yang dinamis, penyuluh memulai juga memiliki strategi yang membawa kemaslahatan umat. Mari kita perlajari data kependudukannya, sebagai berikut:

Perjalanan dakwah di kec. Rasau Jaya yang memiliki sasaran dakwah umat Islam yang berjumlah 24.282 orang dengan terbentuknya 67 kelompok yang tergabung dalam majelis taklim baik laki-laki maupun perempuan dan 44 Taman Pendidikan Al Qur’an yang tersebar di seluruh desa-desa yang ada di kecamatan Rasau Jaya. Jika ditinjau dari jumlah penduduk yang beragama Islam tidak sebanding dengan jumlah kelompok yang terbentuk, namun usaha dalam peningkatan pembinaan baik melalui kelompok, organisasi, PKK dari mulai tingkat kecamatan sampai ke dasa wisma dan organisasi kemasyarakatan yang ada di kecamatan Rasau Jaya terus dilakukan dan ditingkatkan.

FKPAI tidak terlihat, namun programnya terlihat dan dirasakan oleh umat melalui keikutsertaannya para penyuluh di berbagai kegiatan kemasyarakatan dan tergabungnya tokoh agama, pemerintahan desa, penyuluh dalam kegiatan kajian dan penyantunan anak yatim dhu’afa. Sebagai umat yang terbaik manusia tidak mudah menyerah dan berputus asa dalam menyampaikan agama Allah dengan bahasa agama dalam berbagai fenomena masyarakat yang majemuk. Sebagaimana Allah berfiman dalam surat Ali Imran ayat 110:

Artinya: “kamu adalah umat yang terbaik yang dilahirkan untuk manusia, menyuruh kepada yang ma'ruf, dan mencegah dari yang munkar, dan beriman kepada Allah. Sekiranya ahli kitab beriman, tentulah itu lebih baik bagi mereka, di antara mereka ada yang beriman, dan kebanyakan mereka adalah orang-orang yang fasik”.

Semoga Allah selalu menunjukkan kita semua ke jalan yang lurus. Aamiin. Jazakillah Khoiran katsir. (Nurul Qibtiyah, S. Ag_Penyuluh Agama Islam Kabupaten Kubu Raya)

Berita: