BENGKAYANG_Kamis (13/9/2018) Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Bengkayang bekerjasama dengan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bengkayang menyelenggarakan kegiatan Dialog Lintas Agama yang diselenggarakan di Aula Lesehan Indah Mandiri Bengkayang. Dialog lintas agama kali ini mengusung tema “Langkah-langkah Strategis Dalam Upaya Tangkal Radikalisme.”

Menurut Ketua Panitia Sukandar, kegiatan dialog lintas agama bertujuan untuk mendapat gagasan baru dalam membangun dan mengembangkan kerukunan umat beragama khususnya di wilayah Kabupaten Bengkayang. Adapun yang menjadi peserta kegiatan ini adalah para tokoh lintas agama dan profesi. Semua tokoh-tokoh agama baik itu Islam, Kristen, Katolik, Hindu, Buddha, dan Konghucu diundang dalam kegiatan ini, namun hanya dibatasi 40 orang peserta saja.

Narasumber  Dialog Lintas Agama kali ini pun didatangkan dari tingkat provinsi ada 2 orang narasumber yaitu Kabid. Penais Zawa Kanwil Kemenag Provinsi Kalbar Kaharudin, S.Ag dan Daniel Alpius, M.Th Sekretaris FKUB Provinsi Kalbar. Adapun yang membuka kegiatan ini adalah Kepala Kantor Kementerian Agama Kab. Bengkayang H.Sy. Machmud, S.H.

Kabid. Penais Zawa Kanwil Kemenag Provinsi Kalbar Kaharudin, S.Ag menyampaikan materi tentang  langkah-langkah strategis Kementerian Agama dalam upaya menangkal radikalisme dan Sekretaris FKUB Prov. Kalbar menyampaikan materi tentang langkah-langkah strategis FKUB dalam upaya menangkal radikalisme. Ketua FKUB Kab. Bengkayang Henrikus Clement menjadi Moderator pada Dialog Lintas Agama ini. Selesai narasumber menyampaikan materi moderator menjembatani dialog yang disertai tanya jawab lintas agama.

Selain dialog lintas agama juga dibacakan dekalarsi damai dari para peserta kegiatan dan sekaligus deklarasi penolakan rumah ibadah dijadikan panggung politik yang diinisiasi oleh Polres Bengkayang, yang dibacakan bersama-sama oleh peserta kegiatan dan panitia. (Akhzari)

Berita: