Panitia Hari Besar Islam Kabupaten Ketapang bekerjasama dengan Pengurus Masjid Agung Al Ikhlas Ketapang menyelenggarakan Tabligh Akbar dalam rangka memperingati Tahun Baru Hijriah 1439 H. Dalam kegiatan tersebut Syeikh Fikri Toriq didapuk menjadi penceramah. Kegiatan rutin yang diselenggarakan diawal tahun baru Islam itu diselenggarakan di Halaman Masjid Agung Al Ikhlas Ketapang pada hari Sabtu (30/09).

Ribuan kaum muslimin dan muslimat Kabupaten Ketapang terpantau membanjiri halaman masjid Agung Al Ikhlas, sehingga 24 tenda yang disediakan oleh panitia tampak dipenuhi jamaah. Walaupun jamaah yang hadir sangat ramai, suasana terlihat cukup kondusif karena kesigapan panitia dalam menyiapkan berbagai perlengkapan dan sarana pendukung kegiatan malam itu.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Ketapang, H. Ekhsan menyampaikan sambutan dalam kegiatan tabligh akbar tersebut. H. Ekhsan mengatakan bahwa momentum tahun baru hijriyah harus kita gunakan untuk bermuhasabah. “Dengan momentum tahun baru Hijriyah mari kita bersama bermuhasabah, melakukan perhitungan dan introspeksi diri atas apa yang telah kita lakukan selama satu tahun yang sudah berlalu dan apa yang kita rencanakan di waktu yang tersisa dari hidup kita untuk menambah amal ibadah kita sehingga kita mendapatkan rahmat dan ridho Allah SWT.

Melalui momentum tahun baru hijriyah ini pula H. Ekhsan menyebutkan pentingnya ukhuwah islamiyah. “Ukhuwah Islamiyah penting sekali kita bangun bersama agar sesama umat Islam dapat bersatu dan tidak berpecah belah. Sebagaimana firma Allah dalam Surah Al-Hujurat ayat 10 yang artinya: Sesungguhnya orang-orang Mukmin adalah bersaudara, karena itu damaikanlah antara kedua saudaramu dan bertakwalah kepada Allah supaya kamu mendapat rahmat,” sebut H. Ekhsan.

Dalam surat Ali Imran ayat 103  Allah SWT juga berfirman : Dan berpegang teguhlah kamu semuanya kepada tali (agama) Allah, dan janganlah bercerai-berai, dan ingatlah akan nikmat Allah kepadamu ketika kamu dahulu (masa jahiliyah) bermusuh-musuhan, maka Allah mempersatukan hatimu, lalu menjadilah kamu—karena nikmat Allah—orang-orang yang bersaudara.

Selain mengingatkan pentingnya ukhuwah Islamiyah H. Ekhsan juga mengingatkan pentingnya ukhuwah Basyariyah. Persaudaraan yang dibangun berdasarkan kemanusiaan tanpa memandang suku, agama, ras dan antar golongan. Kita semua bersaudara dan bersama-sama wajib menjaga kerukunan, persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia. Jika seluruh warga negara indonesia pada umumnya dan warga Kabupaten Ketapang pada khususnya dapat menjaga persatuan dan kesatuan maka akan terjalin rasa persaudaraan sehingga tercipta rasa tenteram, aman dan damai serta kondusif sehingga pembangunan dalam berbagai bidang akan dapat dilakukan dengan baik oleh pemerintah.(Safrudin)

Foto : Muhammad Saad / Humas PHBI Ketapang

Berita: