Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Ketapang didampingi Istri dan kepala KUA kecamatan Sungai Melayu Rayak memberikan tausiyah kepada ribuan jamaah pada acara pengajian bulanan yang diselenggarakan MUI Kecamatan Sungai Melayu Rayak. Tabligh Akbar tersebut dilaksanakan pada hari Minggu (20/08/2017) bertempat di Masjid Darur Rohman Desa Suka Mulya

Ribuan jamaah yang datang dari berbagai Desa di Sungai Melayu Rayak tampak memenuhi masjid, suasana terpantau sangat ramai sehingga halaman masjid penuh sesak oleh jamaah yang hadir.

Dalam tausiyahnya H. EKhsan menyampaikan bahwa umat islam jangan takut merugi jika berjuang dijalan Allah. “Bapak dan  ibu datang jauh-jauh menghadiri pengajian ini, dengan mengorbankan waktu, tenaga dan biaya, jangan khawatir karena Allah menyampaikan dalam Al-Qur’an bahwa Barang siapa menolong agama Allah maka Allah akan akan menolong orang tersebut,” ujar H. Ekhsan.

“Mengadakan kegiatan yang melibatkan ribuan jamaah tentunya memerlukan biaya yang tidak sedikit. Tapi Alhamdulillah dengan pengorbanan para panitia kegiatan serta dengan bantuan semua pihak kegiatan pengajian bulanan yang diselenggaranakan oleh MUI Kecamatan Sungai Melayu Rayak ini dapat dilaksanakan rutin setiap bulan. Insya Allah pengorbanan para jamaah akan dicatat oleh Allah sebagai amal ibadah,” tambah H. Ekhsan.

Dalam pengajian tersebut H. Ekhsan mengingatkan bahwa kemerdekaan yang sudah berhasil bangsa Indonesia raih adalah suatu nikmat yang harus kita syukuri bersama, kita harus ingat jasa para pahlawan pendahulu kita yang berjuang mengorbankan jiwa dan harta untuk merebut kemerdekaan.

Kepala Kantor  yang membidangi masalah keagamaan tersebut tak lupa berpesan kepada para jamaah tentang pentingnya berjuang untuk mengisi kemerdekaan. “tugas kita sekarang ini tidaklah ringan, yaitu berjuang untuk mengisi kemerdekaan. Bapak dan ibu para hadirin jangan sampai lengah dengan keadaan saat ini yang sudah kita nikmati. Kita berkewajiban untuk mepersiapkan generasi penerus kita, anak dan cucu kita untuk menghadapi tantangan zaman kedepan yang semakin berat," Tutur H. EKhsan.

“Dalam pendidikan bapak dan ibu jangan ragu untuk menyekolahkan anak di pendidikan Islam, baik itu madrasah dan pondok pesantren. Karena didalam pesantren anak kita diajari pendidikan umum dan juga diajari pendidikan agama. Sehingga ada keseimbangan antara dunia dan akhirat,” pesan H. Ekhsan. (Safrudin_Ktp).

Berita: