Pada hari Senin, 17 September 2018 telah dilaksanakan kegiatan Diklat Teknis Substantif Penyuluh Agama di lingkungan Kementerian Agama Kabupaten Landak. Diklat tersebut berlangsung selama enam hari mulai dari tanggal 17 s/d 22 September 2018.

Pelaksana kegiatan Diklat dari Tim Balai Diklat Keagamaan Jakarta berjumlah lima orang. Peserta yang mengikuti kegiatan ini  berjumlah 40 orang. Terdiri dari penyuluh agama Kristen  24 orang, Penyuluh agama Islam 10 orang dan penyuluh agama Katolik 6 orang.

Sebelumnya rencana diklat tersebut adalah untuk penyuluh agama Kristen sesuai dengan Program BDK Jakarta  Tahun 2018, tetapi karena jumlah penyuluh agama Kristen hanya 24 orang, maka pimpinan Balai Diklat Keagamaan Jakarta meralat kegiatan diklat ini menjadi Diklat Penyuluh Multi Agama, akhirnya kekurangan kuota dapat diisi oleh penyuluh dari agama Islam dan Katolik.

Dalam sambutannya, Pimpinan Tim Mulyadi menyampaikan bahwa diklat Teknis Substantif Penyuluh Agama Non PNS sudah menjadi program BDK Jakarta Tahun Anggaran 2018 untuk itu, beliau menyampaikan agar kegiatan ini dapat terlaksana dengan baik.

Semua peserta dapat mengikuti kegiatan dari awal sampai selesai dengan baik. Beliau juga mengucapkan banyak terima kasih kepada Kepala kantor Kemenag Kab. Landak sudah memfasilitasi, menyiapkan tempat serta sarana lainnya sehingga kegiatan dapat dilaksanakan.

Dalam sambutan dan pembekalan oleh Kepala kantor Kemenag Kab. Landak, H. Mhd. Natsir, M.Ag menyampaikan banyak terima kasih kepada pimpinan BDK Jakarta bersedia menyelenggarakan Diklat di lingkungan Kementerian Agama Kabupaten Landak, dan diminta agar semua peserta yang telah ditugaskan dapat mengikuti kegiatan dari awal sampai selesai dengan baik. 

"Semoga ilmu yang didapat akan menambah keterampilan dalam memberikan penyuluhan kepada warga masyarakat, demi pembangunan di bidang agama serta meningkatkan kulaitas mental bangsa," ujarMhd. Natsir. Setelah menyampaikan sambutan dan pembekalannya, beliau membuka acara diklat secara resmi. (isakeha)

 

Berita: