Sambas-MAN Insan Cendekia Sambas, Dua Orang Siswa MAN Insan Cendekia Sambas  ikuti kegiatan  Olimpiade Geografi Nasional (Olgenas) tingkat SMA/MA Se Indonesia  pada 17-20  Januari. Kompetisi kali ini diikuti 130 tim pelajar SMA/MA dari DKI Jakarta, Surakarta, Rembang, Bojonegoro, Jawa Tengah, Bantul, DIY, Palu, Sulawesi Tengah, Bogor, Jawa Barat, Palangkaraya, Kalimantan Barat, hingga Jayapura, Papua.

Ketua panitia Olgenas 2018, Ilham Jamaluddin, mengatakan kompetisi Olgenas kali ini bertajuk Meningkatkan Kapasitas Masyarakat Melalui Manajemen Bencana menuju Indonesia Tangguh Bencana. Sesuai dengan  tema tersebut, kata Ilham, penyelenggaraan Olgenas bertujuan untuk mengajak siswa mengetahui lebih jauh tentang khasanah ilmu geografi dalam pengembangan sistem manajemen bencana di Indonesia. “Kita ingin mengajak kaum muda mengetahui lebih jauh apa itu manajemen bencana karena negara kita rawan bencana, pemahamanan tentang manajemen bencana sangat diperlukan,” kata Ilham pada pembukaan Olgenas di ruang Auditorium Merapi, Fakultas Geografi UGM, Senin (17/1).

Dekan Fakultas Geografi, Prof. Dr. Muh. Aris Marfa'i, M.Sc., mengatakan kompetisi olimpiade memang bertujuan mengenalkan ilmu geografi di kalangan siswa SMA/MA sejak dini. Khusus peserta olimpiade tingkat SMA yang berhasil meraih juara pertama, kata Aris, akan diberikan kesempatan untuk bisa mendaftar masuk kuliah di Fakultas Geografi tanpa ujian tertulis. “Kalau memang (siswa) senang dan mau, kita beri tempat bisa masuk geografi tanpa melalui jalur tes,” ujarnya.

Menurut Aris, peluang kerja lulusan geografi di masa depan sangat besar di tengah perkembangan disrupsi teknologi yang makin memudahkan orang menggunakan aplikasi, seperti teknologi pesan taksi dan hotel dengan berbasis pemetaan. “Kalau pemetaan domainnya dari geografi,” ujarnya.

Adapun Siswa yang mengikuti kegiatan tersebut adalah Tika Mulia Sari dan Tanti Savika mereka merupakan sama sama berasal dari Siswa Kelas XI MIA 1 MAN IC Sambas.

Pada saat acara pelepasan Kepala MAN IC Sambas, Mursidin, M.Ag Mengatakan MAN Insan Cendekia Sambas adalah merupakan satu satunya Sekolah yang Lolos di Kalimantan Barat  untuk mengikuti Kegiatan Tersebut, 2 siswa tersebut lolos melalui proses yang panjang sehingga bisa mengikutinya. kepada peserta Tersebut untuk selalu mempaerdalam Ilmu, jangan cepat puas denga apa yang telah diraih, untuk itu kalian harus melatih diri untuk berkompetisi dan kepada guru pembimbing Ibu  Swastika Nugraheni untuk selalu mendampingi mensupport mereka” ujar Mursidin.( ded/hmsic)