Pontianak_Inmas. Dalam rangka meningkatkan pemahaman agama dan keagamaan Islam tentang kewajiban terhadap orang yang sudah meninggal dunia (Mayit) maka  Darma Wanita Persatuan (DWP) Kanwil Kemenag Kalbar menggelar Pengajian Rutin bulanan di Aula Kanwil Kemenag Kalbar, Jum’at, (10/1/2020).

Ketua DWP Kanwil Kemenag Kalbar Hj. Yenni Yuniar Ridwansyah menuturkan bahwa pengajian diawal tahun 2020 merupakan rangkaian kajian rutin yang dilaksanakan oleh DWP melalui Majelis Taklim Khairunnisa khusus bagi anggota DWP Muslimah.

Hadir sebagai narasumber pada pengajian tersebut Hj. Ida Jumiati, S.Sos, M.Si yang menjelaskan tentang pentingnya pemahaman Fardu Kifayah bagi seorang muslim khususnya terhadap Jenazah Perempuan.

Ida Jumiati menerangkan bahwa mengurus jenazah saudara seiman yang meninggal dunia adalah menjadi salah satu kewajiban Muslim. Termasuk mengkafani jenazah yang benar sesuai sunnah. “Mengkafani jenazah yang benar sesuai sunnah sebenarnya juga salah satu dari empat kewajiban seorang Muslim saat mengurus jenazah” katanya.

Selain itu Ida Jumiati menegaskan bahwa mengkafani jenazah adalah rangkaian kedua kewajiban seorang muslim setelah mayat di mandikan, kemudian mensholatkan, dan terakhir menguburkannya.

“Kewajiban mengurus jenazah ini berlaku pada semua Muslim namun gugur atau tidak perlu dikerjakan jika sudah dilakukan oleh sebagian orang. Karena itu, hukum mengkafani jenazah ini adalah fardhu kifayah. Sebab, jika tidak ada yang mengerjakannya, maka orang-orang yang hidup dan bertempat tinggal di sekitar jenazah berdosa besar” jelasnya.

Dalam pertemuan tersebut Ida Jumiarti tidak hanya memaparkan materi kepada anggota majelis taklim, akan tetapi ia juga mempraktekkan tata cara memandikan, mengkafani dan tata cara menyolatkan Jenazah. (Ir).