Senin (30/4/) jam 10 pagi Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kementerian Agama Kabupaten Kubu Raya mengadakan acara peringatan Hari Kartini ke-139 di ruang tengah. Acara yang dilaksankan ini melewati sembilan hari setelah hari 21 April tersebut yang biasa disebut “Hari Kartini”. Beberapa acara digelar untuk memeriahkan Hari Kartini seperti latihan make up dan jilbab kreasi serta lomba fashion show dimana di sela-sela acara diisi dengan doorprize.

Acara ini dihadiri oleh Kepala Kantor Drs. H. Ja’far A dan Kasubbag Tata Usaha Drs. H. Zainuddin. Ketua DWP Kemenag Kubu Raya Hj Ratna Iriani Jafar, SH. Dalam sambutannya menyatakan walaupun peringatan hari kartini kita tertunda tapi tidak mengurangi makna Hari Kartini. Pada 21 April kita mengenang seorang pejuang perempuan yaitu Kartini dalam memperjuangkan hak-hak perempuan. Perjuangan beliau tidak sia-sia sehingga kita dimasa kini merasakan perjuangan beliau, ungkapnya.

Dalam setiap perempuan Indonesia terpatri sikap Kartini. Cita luhur Kartini agar perempuan Indonesia sejajar dengan laki-laki. Laki-laki tanpa istri dan ibu bukanlah siapa-siapa. Kaum perempuan yang sadar akan peranannya dalam mengisi kehidupan berbangsa dan bernegara, jelasnya.

Perempuan harus menjaga nama baik keluarga, pintanya menutup.

Ja’far selaku pembina DWP Kemenag Kubu Raya mengatakan perempuan sebagai penyemangat dan inspirasi bagi kita memulai sambutannya.

Kartini berpikir melebihi zamannya, selamat untuk ibu-ibu Kartini, katanya mengapresiasi.

Pemikiran beliau direkam oleh dunia. Kartini mengajarkan kesederhaan hidup. Keberhasilan Kartini zaman now yaitu menjadikan rumah tangga yang Sakinah, Mawaddah, Warahmah dan rumahku surgaku. Rumah tangga yang sejuk dan damai. Wanita yang menjaga harkat diri mendorong suami berkarya, kreatif dan bersyukur, ujarnya.

Mendidik anak-anak yang berguna bagi masyarakat dan negara. Peranan ibu sangat berharga, jika tidak ada ibu-ibu maka kami merasa sepi. Layani suami, benahi rumah tangga dengan meneladani Kartini, pintanya.

Hidup Kartini. Hidup Ibu Indonesia, katanya memberi semangat.

Tampak respon yang positif dari acara tersebut dimana wajah ceria dari ibu-ibu yang mengikuti acara hanya dilaksanakan dalam satu hari, namun cukup rasa kebersamaan terjalin. (Bond/KKR)

Berita: