Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Ketapang H. Ekhsan, M.Si. megucapkan terima kasih dan selamat atas terlaksananya acara Peringatan Hari Santri Nasional (HSN) di Kabupaten Ketapang. Pernyataan itu disampaikan pada sambutannya diacara Istighotsah, Shalawat Nariyah dan Pengajian Akbar, Sabtu malam (21/10) di Masjid Agung Al-Ikhlas Ketapang.

Acara Istighotsah, Shalawat Nariyah dan Pengajian Akbar adalah merupakan rangkaian kegiatan dalam rangka memeriahkan Hari Santri Nasional yang di adakan oleh Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama Kabupaten Ketapang.

Menurut Ekhsan, Penyelenggaran acara Istighotasah Ini adalah atas berkat usaha dari pengurus dan panitia  yang sangat luar biasa. Mengapa, karena ini merupakan bagian dari proses merubah mendset umat islam khususnya warga nahdliyyin. Bahwa santri tidak bisa dilupakan kontribusinya dalam mendirikan bangsa ini dulu dan pada hari ini.

“Merupakan salah satu bentuk rahmat Allah SWT. bahwa untuk ke dua kalinya memperingati Hari Santri ini mudah-mudahan santri menjadi contoh di dalam membingkai pelaksanaan pendidikan dalam rangka untuk mengawal Al-Qur’an, menegakkan moralitas yaitu akhlakul karimah,” tutur Ekhsan di hadapan jama’ah yang memenuhi Masjid Agung Al-Ikhlas.

Dikatakan Ekhsan, Kementerian Agama salah satu institusi yang ada didalamnya ada menangani pondok pesantren, maka kami mengucapkan terima kasih karena telah membantu program Kementerian Agama dalam rangka untuk menjadikan negeri ini sebagai aset membangun bangsa ini. Bahwa memang sangat tepat salah satu bentuk pendidikan dalam rangka membentuk kader bangsa tidak lain hanya pondok pesantren.

“Karena bagaimana pun semua ilmu di pondok pesantren akan didapatkan, bahwa segala bentuk, aktivitas, cara hidup dan kegiatan positif ada di ponpes. Oleh karena itu tidak kita temukan anak pesantren macam-macam. Maka kalau kita tarik sejarah bahwa bangsa ini didirikan oleh banyak Ulama dan para santri,” pungkas Ekhsan. (Syafi’ie).

Berita: