Setelah melaksanakan audit kinerja program BOS madrasah dan Pondok pesantren selama dua minggu yang dimulai tanggal 16 April 2018 akhirnya tibalah saat yang ditunggu-tunggu yaitu expose hasil audit dari Tim Irjen Kemenag RI. Expose ini di umumkan di ruang tengah Kantor Kemenag Kubu Raya, jum’at (27/4) pukul sembilan pagi.

Kepala Kantor Drs. H. Ja’far A. dalam pengantarnya mengatakan bahwa pentingnya perubahan mindset yang akan mengubah kultur set kita. Kedatangan auditor ini dalam rangka mengubah mindset kita kedepan lebih baik.

"Walaupun penuh keterbatasan yaitu kurangnya SDM dan pemahaman namun jika kita mau berubah dan belajar maka kita akan berubah lebih baik kedepan", harapnya.

"Dengan audit ini maka kita bisa mengenal BOS dan merasakan manfaatnya. Semua harus dilaksanakan sesuai prosedur dan peruntukkannya", pintanya.

Budiman selaku pengendali teknis dalam pemaparannya meminta madrasah negeri maupun swasta untuk mengikuti saran-saran yang disampaikan. Dengan pemberian skor untuk madrasah agar lebih baik kedepan. "Ikuti juklak dan juknis BOS," pintanya.

Ketua Tim Audit, Diah Wunarsih dalam paparannya menyatakan bahwa realisasi dana program BOS baik madrasah maupun Pondok Pesantren hampir 100 % yaitu 99 % lebih.

"Dalam memberikan nilai kami menggunakan lima tepat yaitu sasaran, jumlah, waktu, guna dan administrasi, jelasnya. Rata-rata nilai skor kinerja pada madrasah dan Pontren bernilai cukup dan baik," ungkapnya.

"Nilai akhir yang didapatkan pada setiap madrasah dan di total untuk penilaian Kemenag Kubu Raya mendapatkan skor 80,601 kriteria Baik," tutupnya.

Melanjutkan expose ini Ja’far menanggapi penilaian ini menyatakan bahwa madrasah negeri harus menjadi teladan dan lebih baik dari swasta. Audit ini bukan terakhir tapi akan berkelanjutan.

Terima kasih untuk kerjasamanya. Ini semua rahmat dari Allah SWT untuk menguji kita agar senatiasa bersyukur kepada NYA, tutupnya.

Acara ini diakhiri dengan penyerahan hasil expose secara simbolis dari Ketua Tim Audit kepada Kepala Kantor Drs. H. Ja’far disaksikan Kepala madrasah negeri, madrasah swasta dan pimpinan pontren serta jajaran pejabat Kemenag Kubu Raya. (Bond/KKR)

Berita: