SINGKAWANG. Selasa (5/9), Kegiatan Festival Sembahyang Arwah atau ritual Rebutan Tahun 2017 yang dilaksanakan di Kota Singkawang bertempat di komplek Vihara Sui Kheu Pak Kung dan Perkuburan Tionghoa, jalan Pulau Natuna Kelurahan Pasiran Kecamatan Singkawang Barat.

Hadir pada kegiatan ini sekitar 5.000 massa yg mayoritas dari Etnis Tionghoa. Kegiatan ritual diawali dengan acara seremonial dengan dihadiri oleh H. Bujang Sukri Asisten Bidang Ekonomi Pemerintah Kota Singkawang yg mewakili walikota singkawang, Forkopimda, Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat serta pengurus FKUB Kota Singkawang.

Kegiatan ritual umat Konghucu dengan ketua CHIN MIAU FUK dan sekretaris Drs. Budiman berlangsung tertib dan lancar. Sebagai agenda tahunan dari rangkaian kegiatan Sembahyang arwah/kubur umat Konghucu Kota Singkawang ini juga dilaksanakan pembakaran PERAHU WANGKANG yg berukuran 28 x 6 meter dengan dipenuhi muatan pernak pernik perlengkapan ritual. Pembakaran perahu wangkang sebagai simbol bahwa ada hubungan antara dunia arwah yg fana dengan alam dunia dalam rangka menghormati arwah leluhur bagi umat tersebut.                    

Kegiatan ritual ini sering kali dihadiri juga oleh warga Etnis Tionghoa yang tinggal atau berdiam diluar Kota Singkawang seperti di Jakarta bahkan ada yang dari luar negeri. Hal ini dikarenakan mereka masih memiliki tapak perkuburan leluhurnya di wilayah kota Singkawang. Oleh sebab itu, kegiatan ritual ini dpt menjadi event wisata ritual yg cukup menarik di kota Singkawang.                       

Pada akhir kegiatan ketua panpel berharap kepada Pemkot Singkawang agar kegiatan ritual ini menjadi agenda kegiatan Festival Budaya kota Singkawang yang dapat disupport dari dana APBD oleh pemerintah kota. (Jk/hms)

Berita: