Tiga puluh orang guru Pendidikan Agama Katolik tingkat Sekolah Dasar di Lingkungan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Melawi mengkikuti pertemuan untuk meningkatkan profesionalitas dalam menjalankan tugas sebagai pendidik di tengah masyarakat. Selain para guru Pendidikan Agama Katolik hadir dalam acara pembukaan pertemuan itu para pejabat Eselon IV dari Kementerian Agama Kabupaten Melawi dan narasumber Norbertus Priadi, S.Ag, M.Pd seorang pengawas Pendidikan Agama Katolik dari Kemenag Kota Pontianak. Pertemuan ini dilaksanakan di Wisma Emaus, Jalan Provinsi-Kota Baru Km. 04 Nanga Pinoh pada tanggal 06-07 Maret 2018 yang diselenggarakan oleh Seksi Bimas Katolik Kantor Kemenag Kab Melawi.

Dalam sambutannya Ketua Panitia kegiatan yang sekaligus mewakili Kepala Kantor Kemenag Kab Melawi, Bernardus Bala, S.Ag mengatakan bahwa Pertemuan ini adalah sebuah kebutuhan yang mendesak bagi teman-teman Guru Pendidikan Agama Katolik. "Masih banyak teman-teman Guru PAK yang datang mengeluh bahwa tidak bisa naik pangkat karena kendala tuntutan penulisan Karya Ilmiah khususnya Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Atas dasar itu kami berinisiatif dalam pertemuan ini untuk secara khusus mendalami Kurikulum 2013 dan Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Besar harapan kami pertemuan ini membuat Bapak dan Ibu Guru PAK mampu mempersiapkan PTK secara mandiri tanpa tergantung kepada yang lain, karena seorang guru harus profesional,” jelasnya mantap di hadapan para guru PAK tersebut.

Lebih lanjut beliau menceritakan bahwa, masih ada juga guru yang datang ke kantor meminta bantuan untuk menghitung Daftar Usul Penetapan Angka Kredit (DUPAK). "Bahkan juga berani membayar orang lain hanya sekedar menghitung DUPAK, ini kan aneh? Para guru harus bisa menghitung DUPAKnya sendiri, tidak boleh mengharapkan orang lain. Berkaitan dengan itu maka salah satu sesi yang akan didalami dalam pertemuan ini adalah masalah DUPAK.  Harapannya adalah Bapak dan Ibu guru mampu mempersiapkan secara mandiri dalam penghitungan DUPAK. Oleh karena itu saya berharap ikuti pertemuan ini dengan serius, focus dan aktif bertanya kepada narasumber,” tegasnya mantap di hadapan para guru yang serius menyimak arahan beliau.  

Para guru Pendidikan Agama Katolik mengikuti pertemuan ini dengan serius, meski mereka sebagian besar berdomisili di Nanga Pinoh dan sekitarnya tetapi karena mau serius mengikuti pertemuan, mereka mau menginap di Wisma Emaus, tempat pertemuan dilaksanakan. Materi yang dibahas selain materi yang berkaitan dengan tugas sebagai Guru Agama Katolik, tetapi juga ditambahkan dengan materi tentang spirituaitas yang disampaikan oleh Pastor Kepala Paroki SPM Diangkat Ke Surga Nanga Pinoh. (geby melawi)

Berita: