Seluruh Guru Pendidikan Agama Islam (PAI) Kota Pontianak, khususnya yang sudah lulus sertifikasi kembali diminta untuk melakukan input data riwayat/jam mengajar sesuai dengan SK Pembagian tugas semester ganjil tahun pelajaran 2017/2018 pada aplikasi Pusat Layanan Simpatika (Sistem Informasi Manajemen PTK Kemenag). Input data jam mengajar ini seharusnya rutin dilakukan setiap semester oleh guru yang bersangkutan, dan cukup satu kali setiap semester.

Setelah melakukan input data jam mengajar di akun Simpatika masing-masing, kemudian mencetak S28 (Surat Pengajuan Riwayat Mengajar PTK) untuk disampaikan kepada admin Simpatika Kemenag guna mendapat persetujuan. Hal tersebut perlu dilakukan agar status Guru PAI yang bersangkutan menjadi layak sebagai penerima Tunjangan Sertifikasi atau Tunjangan Profesi Guru (TPG) pada semester ganjil tahun pelajaran 2017/2018.

Hal tersebut disampaikan oleh operator/admin Simpatika pada Seksi PAI Kantor Kemenag Kota Pontianak, Musatafid di ruang kerjanya, Kamis (7/9/2017). Selain melakukan input data jam mengajar, Guru PAI juga diimbau untuk melakukan verval data rinci seperti riwayat pendidikan dan kenaikan pangkat. Meskipun tidak mempengaruhi kelayakan sebagai penerima tunjangan sertifikasi, namun untuk membetulkan data rinci Guru PAI di akun Simpatika yang bersangkutan, jelas Mustafid.

Bagi Guru PAI yang sudah melakukan perubahan data rinci pada akun Simpatikanya, hendaknya mencetak S12 (surat pengajuan perubahan data rinci). Kemudian S12 tersebut disampaikan kepada admin Simpatika pada Seksi PAI Kemenag untuk diterbitkan S13 (Surat Tanda Bukti Persetujuan Perubahan Data PTK) guru yang bersangkutan.

Terkait imbauan tersebut, sejak pertengahan Agustus 2017 hampir setiap hari guru PAI datang silih berganti untuk menyampaikan S28 dan S12 kepada admin Simpatika pada Seksi PAI Kemenag Kota Pontianak. Pasalnya print out analisa kelayakan sebagai penerima TPG juga menjadi salah satu persyaratan yang diminta pada saat melakukan pemberkasan untuk pencairan TPG PAI PNS Periode Juli sampai September 2017.*(Sumi/Ptk)  

Berita: