Hotel Gardenia A. Yani menjadi tempat dilaksanakannya kegiatan Sosialisasi Ujian Nasional, Ujian Akhir Madrasah Berstandard Nasional dan Ujian Akhir Sekolah/Madrasah, selasa (30/1). Kegiatan ini dibuka dengan membaca basmallah yang dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya.  

Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Kemenag Kubu Raya H. Agus Safwan dalam laporannya menyatakan bahwa mengawali awal tahun dimulai dengan acara sosialisasi Ujian Nasional. Acara ini mengundang sebanyak 35 orang guru dan Kepala Madrasah baik negeri maupun swasta mulai dari tingkat MI, MTs dan MA. Kebijakan ujian pada tahun mengalami perubahan dimana akan menerapkan UNBK, paparnya. Untuk UN jika peserta sudah terdata tapi tidak mengikuti UN maka itu akan menjadi nasional kabupaten bahkan nasional. Maka dari itu mengharapkan bapak/ibu guru bisa memberikan data peserta UN yang valid dan benar, katanya menutup.      

Sementara itu Kepala Kemenag Kubu Raya Drs. H. Ja’far A saat membuka kegiatan menyampaikan bahwa keberhasilan pendidikan itu terletak pada guru profesional yang dapat ditiru dan di gugu secara totalitas. Guru harus ikhlas dan peduli terhadap peserta didik secara totalitas. Ini adalah harga mati seorang guru profesional, ungkapnya.

Guru dan peserta didik statusnya sama karena kita lahir telanjang dan menangis. Setiap guru profesional dapat menasehati peserta didik untuk mendengar, melihat, dan berpikir secara bertanggung jawab. Pekerjaan guru itu merubah mindset. Jika muridnya sukses maka gurunya pun sukses. Tampil rapi dalam berpakaian itulah teladan seorang guru, ujarnya menasehati.

Semua aktivitas guru bisa dipertanggung jawabkan sehingga anak didiknya bermanfaat. Jika ini berhasil maka lembaga pendidikan bisa berfungsi ganda, paparnya menutup. (Bond/KKR)