Ciputat, Banten_Jum’at (22/9) Kepala kantor Kementerian Agama Bengkayang berhasil mempresentasikan Seminar pada Diklatpim III yang dilaksanakan di Pusdiklat Kementerian Agama yang berada di wilayah Ciputat, Tangerang Selatan. Adapun judul RPP yang diseminarkan adalah “Rancangan Proyek Perubahan Standarisasi Kompetensi Penyuluh Agama di Wilayah Kerja Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bengkayang".

Pada RPP ini H. Mi’rad dibimbing oleh Coach Amik Tri Istiami, M.M dan dimentori langsung oleh Kepala kantor Kemenag Wilayah Kalimantan Barat Drs. H. Syahrul Yadi, M.Si. Pada RPP-nya H. Mi’rad memaparkan bahwa penyuluh diharapakan tidak hanya bisa ceramah dan mengajar agama saja namun harus mampu menjadi teladan sehingga ajakannya dapat diikuti oleh masyarakat.

Penyuluh agama juga diharapkan memiliki keterampilan lain yang dapat menunjang tugas kepenyuluhan. Apaplagi di era media sosial, digital dan elektronik seperti sekarang ini, dimana masyarakat begitu dimudahkan dengar berbagai teknologi terbaru. Penyuluh agama dituntut untuk mengambil peran aktif mencegah dampak-dampak negatif dan masalah sosial yang terjadi dimasyarakat. Tugas yang cukup berat ini dapat dilakukan oleh para penyuluh agama. Oleh karena itu penyuluh agama diharapkan memiliki kemampuan yang memadai dan memiliki standar kompetensi yang cukup  untuk menyampaikan pesan-pesan agama di masyarakat. Namun dari 220 orang  penyuluh agama yang ada di kabupaten Bengkayang, tidak semuanya memiliki kemampuan yang merata sehingga dianggap perlu standar yang dapat dijadikan pedoman untuk menilai kemampuan para penyuluh agama.

Pada saat melaksanakan seminar H. Mi’rad mendapat dukungan penuh dari coach Amik Tri Istiami, M.M. dan Kepala kantor Kemenag Wilayah Kalimantan Barat Drs. H. Syahrul Yadi, M.Si  yang datang langsung pada saat pelaksanaan seminar. Seminar berlangsung lancar dan H. Mi’rad mendapat nilai yang memuaskan. (Akhzari)

Berita: