Sambas_ MAN Insan Cendekia Sambas. Sebanyak 10.587 siswa mengikuti Selekai Nasional Penerimaan Peserta Didik Baru (SN PPDB) Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Insan Cendekia. Pelaksanaan seleksi berlangsung hari ini  tanggal 24 Maret 2018 yang bertempat di 57 lokasi tes.

Direktur Kurikulum, Sarana, Kelembagaan dan Kesiswaan (KSKK) Madrasah Ahmad Umar mengatakan bahwa 10.587 siswa yang ikut seleksi itu akan memperebutkan 2.084 kursi yang tersebar di 22 MAN IC di seluruh Indonesia. "Untuk materi tes meliputi Tes Potensi Belajar (TPB) dan Tes Kompetensi Akademik (TKA),"  ujar Umar di Jakarta, Jumat (23/03).

Dikatakan Umar, SNPDB 2018 memprioritaskan hasil TPB karena ingin mengedepankan azas keadilan (fairness). TPB memberikan kesempatan siswa dapat diterima di MAN IC dan MAN PK, bukan karena kompetensi akademiknya, tetapi karena potensi belajarnya.

"Dengan demikian diharapkan SNPDB dapat menjaring siswa yang berasal dari MTs/SMP yang belum bagus, tapi siswanya punya potensi akademik yang hebat. Ini yang kita cari melalui SNPPDB," terang Umar.

Peserta didik yang akan diterima di Madrasah Aliyah Negeri Insan Cendekia Sambas harus melalui suatu proses seleksi yang ketat agar misi madrasah dapat tercapai, yaitu untuk menyiapkan calon pemimpin masa depan yang menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi, mempunyai daya juang tinggi, kreatif, inovatif, proaktif, dan mempunyai landasan iman dan takwa kepada Allah SWT yang kuat. Untuk itu, calon peserta didik harus memiliki potensi akademik yang baik, memiliki daya juang tinggi, dan rekam potensi belajar yang baik.

Penerimaan peserta didik baru Madrasah Aliyah Negeri Insan Cendekia Sambas tahun pelajaran 2018/2019 diharapkan dapat menjaring peserta didik yang berpotensi, yang dapat dilihat dari beberapa indikator: potensi dasar peserta didik yang meliputi kemampuan verbal, kemampuan numerik, kemampuan analitis, kemampuan menyerap informasi, kemampuan adaptasi, daya juang, dan kepribadian yang baik, serta potensi akademik yang meliputi kemampuan bidang studi: Matematika, Pengetahuan Dasar (IPA dan IPS), Bahasa Inggris, Pendidikan Agama Islam, dan Bahasa Arab.  Calon Peserta Didik Baru berasal dari lulusan terbaik MTs/SMP Negeri dan Swasta yang diseleksi secara nasional dengan standar yang telah ditetapkan.

Sebelum pelaksanaan tes dilakukan acara pembukaan dimana pembukaan ini dihadiri oleh Perwakilan dari Kementerian Agama Republik Indoensia dan Perwakilan dari Institut Asesment Indonesia ( IAI) dan Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sambas, Bapak H. Sipni, S.Pd.I., M.Pd

Dalam sambutannya Kepala Kepala Kantor Kemenag Sambas menyampaikan pesan Menteri Agama RI Lukman Hakim Saifudin yang mengatakan bahwa akses pendidikan yang bermutu merupakan instrument ekektif memutus mata rantai keterbelakangan dan sistem seleksi yang fair dan objektif dapat menjadikan seseorang From Zero to Hero. Selain itu juga Dirjen Pendidikan Islam Kemenag RI Kamarudin Amin mengatakan PPDB MAN IC adalah proses menemukan putra putri terbaik bangsa calon pemimpin dan generasi berkualitas bangsa menuju Indonesia hebat.

Kepala MAN IC Sambas Mursidin mejelaskan bahwa pelaksanaan tes masuk Khusus MAN IC Sambas dilaksanakan di 2 tempat yaitu di MTs N 2 Pontianak berjumlah 59 Siswa dan di MAN IC Sambas sendiri berjumlah 100 siswa.(ded/hmsic)