MEMPAWAH_Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Mempawah Dra. Hj. Isriyah pada hari Rabu, 14 Juni 2017, pukul 16.30 WIB menghadiri acara berbuka puasa bersama antara PCNU Kabupaten Mempawah dengan PWNU Kalimantan Barat, di Gedung Sekretariat PCNU Kabupaten Mempawah Desa Antibar Kecamatan Mempawah Timur.

Hj. Isriyah yang juga ketua Muslimat NU Provinsi Kalimantan Barat sempat bersilaturrahmi dengan jajaran PCNU Kabupaten Mempawah dan PWNU Provinsi Kalimantan Barat, sehingga memberikan kesan yang baik dan suasan keakraban antara sesama Banom NU, juga tampak Hj. Isriyah berkomunikasi dengan Ketua GP Anshor Kabupaten Mempawah Rajuini, S.Pd.I.

Kedatangan Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama Kalimantan Barat diketuai oleh H. Mat Jai, serta beberapa orang tim safari lainnya. Dalam sambutannya H. Mat Jai mengatakan bahwa kegiatan safari yang dirangkai dengan buka puasa bersama, sholat jamaah bersama, merupakan program utama dari PWNU Kalimantan barat, dengan tujuan untuk melakukan silaturrahmi antara pengurus tingkat Kabupaten dan pengurus tingkat Provinsi.

Mat Jai mengatakan, kepengurusan PWNU Kalimantan Barat merupakan pengurusan yang baru dilantik oleh PBNU beberapa bulan yang lalu, sehingga menurutnya banyak yang tidak kenal antara satu dengan yang lain. Ia juga mengatakan semua PWNU Kalimantan Barat ikut terlibat dalam melakukan Safari di beberapa tempat sesuai jadwal, namun timnya disebar, agar semua Kabupaten di wilayah Kalimantan Barat bisa di datangi.

Wakil ketua PCNU Kabupaten Mempawah H. Mat Pagi, saat mewakili pengurus mengatakan bahwa PCNU Kabupaten Mempawah berterima kasih atas kehadiran PWNU Kalimantan Barat, sehingga bisa turut hadir dalam melakukan shilaturrahmi di PCNU Mempawah. Mat Pagi juga mohon dukungan dari PWNU Kalimantan Barat agar semua program yang di rencanakan oleh PCNU Kabupaten Mempawah dapat berjalan dengan baik.

Saat 15 menit sebelum berbuka, diisi dengan pengajian yang bertemakan  “Ngaji Pancasila”, yang disampaikan oleh salah seorang dari peserta tim PWNU Kalimantan Barat MS. Budi. Menurutnya Pancasila ialah sebagai dasar negara, sering juga disebut dengan dasar falsafah negara dari negara, ideologi negara. Dalam hal tersebut Pancasila dipergunakan sebagai dasar untuk mengatur pemerintahan negara. Pancasila digunakan sebagai dasar untuk mengatur seluruh penyelenggaraan negara.

Selain itu menurutnya, Pancasila dipergunakan untuk dapat mengatur seluruh tatanan kehidupan bangsa serta negara Indonesia yang berhubungan dengan pelaksanaan suatu sistem ketatanegaraan Negara Kesatuan Republik Indonesia. “hal tersebut berarti bahwa semua peraturan yang ada dan berlaku di Negara Republik Indonesia harus bersumberkan pada Pancasila, fungsi serta kedudukan Pancasila sebagai pokok kaidah yang fundamental”.

“Dalam hubungannya antara Agama dan Pancasila, keduanya dapat berjalan, saling menunjang dan saling mengokohkan, keduanya tidak boleh dipertentangkan, malahan di Negara Kesatuan Republik Indonesia, negara menjamin kemerdekaan kebebasan Beragama, apakah itu Agama Islam, Hindu, Budha, Kristen, dan Konghucu, semuanya diberikan kebebasan untuk menjalankan agamanya masing-masing”, tambahnya. (Rudi_Mpw).

Berita: