Bertempat di SDN 21 Sungai Raya dilaksanakan Workshop Muatan Lokal Keagamaan se-Kecamatan Sungai Raya, senin (7/5) pukul sembilan pagi. Dalam sambutannya Kepala Kantor Drs. H. Ja’far A mengatakan bahwa guru itu diteladani yaitu digugu dan ditiru. Guru agama adalah manusia paling bertanggung jawab dalam kehidupan moral bangsa, dimana ada peyimpangan maka guru agama yang paling pertama dicari untuk ditanyai.

Pelajaran agama dijamin oleh negara melalui Undang-Undang, maka dari itu pelajaran agama tidak boleh dihapuskan. Ini harga mati, untuk kepala sekolah harus peduli dengan pendidikan agama apapun agamanya. Pelajaran agama itu tugas kemanusiaan, katanya tegas.

Inti pelajaran agama itu perubahan sikap dan perilaku. Guru harus baik dulu maka akan menghasilkan generasi yang baik. Pekerjaan guru itu mulia dan berkah, karena hakekatnya meneladani TUHAN, ungkapnya.

Pemerintah tidak mencampuri urusan agama, tugas pemerintah itu memberi jaminan keamanan kepada pemeluk agama untuk menjalankan ibadahnya, jelasnya.

Semoga apa yang dihasilkan dalam workshop ini memberi manfaat untuk kita semua, tutupnya.

Turut hadir kepala UPT dan pengawas PAI Kemenag Kubu Raya Drs. Pracoyo. (Bond/KKR)     

Berita: