Selasa, 13 Agustus 2019, 22:43 andre

Jamaah calon haji (JCH) tetap akan berangkat sesuai nomor urut pendaftaran di kabupaten, bisa terjadi tahun keberangkatan mundur apabila ada JCH yang mengundurkan diri, maka akan diberangkatkan pada tahun berikutnya. Diungkapkan Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Sekadau H.Tengku Indra Kusuma, saat menerima 2 JCH yang bertanya tentang keberangkatan haji. Bahwa setelah di cek nomor porsi 2 JCH tersebut berangkat pada tahun 2026, namun pada saat pendaftaran mereka tercatat berangkat pada tahun 2025.

H.Indra menjelaskan perubahan tahun keberangkatan bisa didasarkan pada sistem, biasa kita membuka aplikasi haji pintar untuk mengetahui nomor porsi. Hal itu bisa didasari sistem, namun kita bisa melihat dengan nomor urut keberangkatannya yang sudah di input pada system siskohat,"tandasnya.

Karena elektronik bisa saja eror, menginggat sistem untuk seluruh indonesia, tapi akan dibuktikan dengan nomor pendaftaran, nanti terlihat waktu, tanggal, prosesnya hingga ke jakarta. "Insayallah berdasarkan nomor input manual akan terlihat tanggal, hari dan jam pendaftaran, JCH tetap akan berangkat sesuai nomor urut pendaftaran di kabupaten,"tuturnya. 

H.Indra mencontohkan, bisa terjadi nomor urut turun tahun keberangkatan, misalkan ada 5 orang mengundurkan diri tidak bisa diganti, sedangkan JCH yang berangkat pada tahun 2025 dengan nomor urut 65 (jumlah kuota sekadau 65 orang). Kemudian pada tahun 2019 ada 5 orang tidak bisa berangkat dan tidak bisa diganti, sehingga kuota sekadau akan tetap 60,jadi 5 orang yang tunda akan berangkat pada tahun berikutnya, berada di nomor urut awal dan nomor akhir 61-65 akan bergeser ke tahun 2021.

Jamaah yang tidak dapat berangkat, berdasarkan aturan, apabila jamaah tidak berangkat pada tahun berjalan, maka akan ditunda, dalam artian jamaah yang tidak berangkat akan berada di posisi atas tahun berikutnya. "Insyaallah pada tahun 2019 kabupaten sekadau hanya 1 orang yang gagal berangkat, karena ada kesalahan sistem, nanti pada bulan oktober, setelah kepulangam jamaah haji akan tersusun normal di siskohat jakarta,"tukasnya. (Andre) 

Berita Terbaru

Berita Terkait