Sungguh di luar dugaan, animo masyarakat untuk mengikuti acara Khataman Al-Quran Massal Se Kota Pontianak cukup tinggi. Pasalnya sampai tanggal 4 Oktober 2017, jumlah peserta yang sudah mendaftar kepada panitia sudah mencapai 19 ribu orang. Jumlah tersebut tentu saja sudah melebihi target panitia yang hanya memperkirakan sekitar 15 ribu peserta. Sehingga panitia memutuskan untuk menutup pendaftaran lebih awal dari waktu yang telah ditetapkan sebelumnya.

Informasi terkait hal tersebut disampaikan langsung oleh Penyuluh Fungsional Agama Islam Kantor Kemenag Kota Pontianak Syarifah Azizah Lc yang dimintai keterangan disela-sela menerima pendaftaran peserta pada Rabu (4/10/2017). Syarifah Azizah yang juga adalah salah satu pengurus LPTQ Kota Pontianak ini juga menyampaikan bahwa panitia telah memutuskan untuk menutup pendaftaran pada Kamis, 5 Oktober 2017 pukul 10.00 WIB. Atau jika jumlah pendaftar sudah mencapai 20 ribu peserta.

Dijelaskan Syarifah Azizah, semula panitia menyampaikan bahwa batas waktu pendaftaran sampai tanggal 10 Oktober 2017. Dengan asumsi jumlah peserta sekitar 15 ribu orang. Akan tetapi, ternyata animo masyarakat cukup tinggi. Sehingga akhirnya panitia memutuskan untuk mempersingkat waktu pendaftaran. Keputusan tersebut diambil panitia dengan pertimbangan keterbatasan daya tampung lokasi tempat pelaksanaan acara yakni Masjid Raya Mujahidin Pontianak.

Lebih lanjut penyuluh yang aktif di berbagai organisasi keagamaan ini menuturkan, jika melebihi 20 ribu orang, dikhawatirkan tidak bisa menampung seluruh peserta. Alumnus Universitas Al-Azhar Cairo Mesir ini juga mengatakan bahwa Khataman AlQuran Massal tersebut akan diikuti oleh para pelajar (SD/MI, SMP/MTs, SMA/SMK/MA), Santri Pondok Pesantren, guru ngaji serta masyarakat umum. Kegiatan tersebut rencananya akan dicatat di dalam rekor MURI (Museum Rekor Indonesia).*(Sumi/Ptk)

Berita: