Bupati Sintang dr. H. Jarot Winarno, M.Med.Ph memimpin upacara pemberian remisi kepada warga binaan Lembaga Pemasyarakatan kelas II B Sintang, Sabtu pagi, (17/8/2019). Sebelum pelaksanaan Upacara HUT RI ke 74 di Stadion Baning Sintang

Turut hadir dalam upacara  pemberian remisi tersebut, Wakil Bupati Sintang Drs. Askiman, MM, Ketua DPRD Kabupaten Sintang Jeffray Edward, Kapolres Sintang, KakanKemenag Kab. Sintang dan jajaran Forkopimda, serta  para pimpinan OPD dilingkungan Pemkab Sintang.

Dalam sambutan menteri hukum dan hak asasi manusia yang dibacakan oleh bupati sintang, Jarot Winarno mengatakan bahwa dengan adanya pemberian remisi atau pengurangan masa pidana ini para warga binaan dapat patuh dan taat hukum. 

“Melalui pemberian remisi ini diharapkan seluruh warga binaan pemasyarakatan agar selalu patuh dan taat pada hukum/norma yang ada sebagai bentuk tanggung jawab baik kepada tuhan maha pencipta maupun kepada sesama manusia”, kata Jarot. 

Menurut Jarot dalam sambutan Menkumham bahwa kondisi Lapas atau Rutan menjadi perhatian Pemerintah. 

“Karena kondisi lapas yang kelebihan penghuni diatas 100% menjadi sumber permasalahan, apalagi ditambah dengan dugaan pengendalian dan peredaran narkoba, penyalagunaan ponsel, dan pungutan liar yang terjadi dilapas, semua ini berakar pada masalah kelebihan penghuni, sehingga Pemerintah sedang melakukan upaya pembenahan melalui program revitalisasi penyelenggaraan pemasyarakatan”, ucapnya. 

Jarot berpesan kepada warga binaan pemasyarakatan yang mendapatkan remisi untuk menjadi insan yang taat hukum kedepannya. 

“Kepada seluruh warga binaan pemasyarakatan yang pada hari ini mendapatkan remisi, khususnya yang bebas hari ini, saya mengucapkan selamat dan mengingatkan agar tetap berupaya meningkatkan keimanan kepada tuhan yang maha kuasa. Jadilah insan yang taat hukum, insan yang berakhlak dan berbudi luhur, serta insan yang mempunyai makna dan berguna dalam hidup dan kehidupan”, pesannya.