SINGKAWANG. Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Singkawang Drs. H. Nahruji, M.Si menghadiri acara penutupan Lomba Qasidah dan Busana Muslim/Muslimah yang diselenggarakan oleh Panitia Hari Besar Islam (PHBI) Kota Singkawang di halaman Mess Daerah Kota Singkawang pada Jum’at malam 2 Februari 2018.

Hadir sebagai tamu undangan, Nahruji langsung menuju tempat yang telah dipersiapkan oleh panitia. Tampak juga para undangan lainnya ikut hadir diantaranya Forkopimda Kota Singkawang, Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Kota Singkawang, Ketua MUI Kota Singkawang, Ketua Ormas Islam dan Tokoh-tokoh Masyarakat Kota Singkawang.

Ketua PHBI Kota Singkawang H. Ruslan Karim dalam laporannya menyampaikan ucapan terima kasih yang tak terhingga kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Singkawang dan semua pihak yang ikut mensukseskan dan memberikan bantuan dan dukungannya dalam pelaksanaan kegiatan ini. H. Bol (H.Ruslan Karim biasa disapa) mengungkapkan kegiatan seperti ini merupakan agenda tetap PHBI dan kali ini merupakan tahun ke 6 yang telah dilaksanakan. H. Bol juga menerangkan tujuan diadakannya kegiatan ini adalah sebagai sarana dakwah dan syiar Islam serta menumbuhkan bakat dan potensi generasi muda.  

Sementara itu H. Bujang Sukri staf ahli pemerintahan kota Singkawang yang mewakili walikota Singkawang dalam sambutannya mengucapkan terima kasih atas kerja keras panitia dan dewan juri sehingga kegiatan lomba dapat terlaksana dan berjalan lancar. Ia berharap PHBI akan senantiasa melaksanakan kegiatan seperti ini untuk masa-masa mendatang karena  kegiatan seperti ini sangat positif guna menangkal pengaruh negatif khususnya bagi generasi muda Kota Singkawang. “Seni Qasidah sebagai seni budaya Islam memiliki peran penting dalam meningkatkan pembinaan kualitas ummat. Oleh karnanya perlu dikembangkan terlebih pada saat ini arus globalisasi menempatkan bangsa Indonesia dan bangsa-bangsa lainnya dalam arus perubahan besar yang mempengaruhi segala dimensi kehidupan masyarakat,” tuturnya.

“Oleh karena itu, seni budaya Islam diharapkan tidak hanya sebagai sarana hiburan semata, namun juga dapat dijadikan sebagai untuk berdakwah guna membendung kemerosotan dan dekadensi akhlak serta degradasi nilai-nilai kemanusiaan yang terjadi dilingkungan kita,” ia menambahkan

Pada kesempatan yang sama Bujang Sukri menyampaikan bahwa beberapa hari kedepan Kota Singkawang juga akan mengadakan kegiatan besar lainnya yaitu Perayaan Cap Go Meh (CGM) bagi warga Tionghoa Kota Singkawang. Seperti tahun-tahun sebelumnya, perayaan CGM di Kota Singkawang selalu mampu menarik minat puluhan ribu pengunjung baik dari dalam daerah maupun dari luar daerah bahkan dari mancanegara yang ingin menyaksikan langsung perayaan CGM di Kota Singkawang. Untuk itu ia mengajak seluruh masyarakat untuk tetap menjaga toleransi dan kerukunan agar setiap kegiatan yang akan dilaksanakan di Kota Singkawang dapat berjalan dengan baik, aman dan lancar. Diakhir sambutannya tidak lupa ia mengucapkan selamat kepada para pemenang dan jangan putus asa bagi yang belum menang, karena ini merupakan kemenangan yang tertunda.

Kegiatan dilanjutkan dengan pembacaan para pemenang lomba dan pembagian hadiah untuk masing-masing cabang lomba yaitu, Lomba Qasidah tingkat Pelajar, Dewasa dan Umum se-SINGBEBAS (Singkawang, Bengkayang dan Sambas) serta Lomba Busana Muslim/Muslimah Syar’i untuk Pelajar Kota Singkawang. Kepala Kantor Kemenag Kota Singkawang, Drs. H. Nahruji, M.Si tampak sangat menikmati rangkaian acara yang disajikan panitia dengan sesekali ngobrol santai dengan para undangan lainnya. (Jk/Hms)

Berita: