Kamis, 12 September 2019, 08:33 andre

Sejak Kamis pagi (12/9), kabut asap yang menyelimuti kabupaten sekadau, Kalimantan Barat, kembali menebal. Kabut asap yang berasal dari kebakaran lahan dan hutan itu membuat seluruh madrasah dari tingkat pendidikan Raudhatul atfhal hingga madrasah aliyah terpaksa diliburkan.

Berdasarkan surat edaran gubernur kalbar tentang kabut asap, dan hasil koordinasi dengan pelaksana harian kanwil Kementerian Agama (Kemenag) Kalbar, maka, kepala kemenag Sekadau Tengku Indra Kusuma mengambil keputusan untuk, meliburkan sekolah yang berada dibawah naungan Kemenag Sekadau. 

"Sekolah langsung di liburkan akibat dampak kabut asap yang kembali parah, mulai tingkat MAN/MAS, MTsN/MTs. SWASTA, MIN/MIS dan RA. Berdasarkan pengamatan di sekadau jarak pandang hanya mencapai 50 hingga 100 meter,  indeks pencemaran udara sudah masuk dalam kategori berbahaya," kata Tengku Indra. 

"Menginggat dampak bahaya yang di timbulkan dan berdasarkan surat edaran gubernur kalbar, maka saya telah berkoordinasi dengan pelaksana harian kanwil kemenag kalbar. Atas dasar pertimbangan itu kami liburkan aktivitas semua belajar di madrasah sekadau, mulai 12 september dan masuk kembali pada 16 September 2019," ujarnya. (Andre) 

Dampak Kabut Asap, Madrasah Sekadau di Liburkan

 

Berita Terkait