Sukadana, Kamis 10 Mei 2018 merupakan hari yang bersejarah bagi santriwan santriwati Pondok Pesantren Tahfizd Baitul Qur'an yang telah di Wisuda, baik itu itu Wisuda TPA/TPQ, Wisuda 1 Juz, Wisuda 2 Juz, Wisuda, 3 Jus, Wisuda 4 Juz dan Wisuda 5 Juz Alqur'an. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Pendopo Bupati Kayong Utara. Tampak hadir sekaligus memberikan sambutan pada wisuda kali ini yakni H. Ruslan, S.Ag, MA yang merupakan kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kayong Utara, dalam sambutannya beliau mengatakan : Pertama beliau mengapresiasi kepada segenap pengurus Ponpes Baitul Qur'an, kepada para asatidz yang telah mewisuda santri-santrinya.

Kedua, sebagai seorang muslim ada 4 kewajiban kita terhadap al-Qur’an :

  1. Membacanya
  2. Memahaminya
  3. Mengamalkannya, dan
  4. Menghafalnya

Di Indonesia, dipondok-pondok pasantren, dimadrasah-madrasah bahkan diperguruan tinggi terdapat usaha-usaha untuk menghafal qur’an, karena menghafal Qur’an adalah suatu ibadah yang bernilai besar dan orang yang menghafalnya amat ditinggikan dan dihormati.

Dengan adanya usaha-usaha untuk menghafal qur’an maka terpeliharalah al-qur’anul karim itu, tanpa ada sedikitpun perubahan dari sejak diturunkannya kepada Nabi Muhammad SAW. Dalam pada itu pada tiap-tiap zaman dan masa Al-Qur'an’dihafal oleh jutaan umat Islam, ini adalah salah satu inayah Allah untuk menjaga Al-Qur’an, dengan demikian terbuktilah firman Allah :

Sesungguhnya kami telah menurunkan al-qur’an, dan sesungguhnya kami tetap memeliharanya”(Qs.AlHijr : 9 )

Alhamdulillah dengan hadirnya rumah tahfizd dikabupaten Kayong Utara ini, maka kita semua andil terhadap upaya untuk pemeliharaan alqur’an tersebut.

Dengan mendukung Rumah Tahfidz ini, kita pun menjadi bagian dari para Penghafal Al Qur’an yang dimuliakan  oleh Allah SWT.

Wasiat Rasulullah SAW dalam sebuah hadits: ‘’Sungguh, Allah mempunyai ‘keluarga’ di antara manusia.’’ Para sahabat bertanya, "Siapakah mereka ya Rasulallah?" Nabi menjawab, "Para Ahli Al Qur'an. Merekalah ‘keluarga’ Allah dan pilihan-pilihan-Nya" (HR Ahmad).

‘’Jika ingin rumah kita terang, nyaman, penuh barokah, maka jadikanlah sebagian atau seluruhnya rumah kita sebagai Rumah Tahfidz,’’ ujar H. Ruslan.

Hadits dari Abi Hurairah ra bahwa Rasulullah SAW berpesan, “Jangan jadikan rumah-rumah kalian kuburan, sungguh, setan akan lari dari rumah yang di dalamnya dibacakan Surah Al Baqarah” (HR Muslim).

Sebagai kabupaten dengan jumlah penduduk mayoritas agama Islam dengan panduan dan kepatuhan kepada Al Qur’an, kita selayaknya dapat menampilkan Islam sebagai rahmat bagi semesta alam. Dengan cara itu meskipun ada keragaman suku, etnis, bahasa dan agama, Kabupaten Kayong Utara akan dapat hidup berdampingan satu sama lain, saling hormat-menghormati dan saling menghargai.

Kita juga diharapkan mampu memainkan peran penting bagi kemajuan dunia Islam. Untuk dapat memainkan peran penting bagi kemajuan dunia Islam, tentu saja kita harus membangun dan mempertahankan citra Islam yang baik, Islam yang mampu memberikan kontribusi pada kehidupan bangsa, mampu menawarkan solusi pada berbagai permasalahan, serta mampu mengayomi perbedaan sebagai sebuah keniscayaan.

Mudah-mudahan usaha kita dalam menghafal qur'an Menjadi usaha yang bisa mendatangkan maslahat, memberi manfaat bagi perikehidupan masyarakat dalam upaya menyebarkan syiar Islam dan membumikan al qur’an di tanah bertuah ini. (Sudirmansyah)

Berita: