SINGKAWANG. Senin (16/7/18), Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Singkawang, Drs. H. Nahruji, M.Si memonitoring Madrasah-madrasah Negeri dilingkungan Kantor Kementerian Agama Kota Singkawang. Kegiatan monitoring ini dilakukan bersamaan dengan awal dimulainya proses belajar mengajar tahun pelajaran 2018/2019 di satuan pendidikan khususnya di Kota Singkawang. Adapun madrasah yang dikunjungi yaitu MIN Sedau, MTsN 1 Singkawang dan MAN 1 Singkawang.

Nahruji menyampaikan bahwa kegiatan monitoring dilakukan untuk meninjau dan melihat kegiatan yang dilaksanakan madrasah dalam menyambut siswa baru. “Kita ingin melihat kegiatan apa yang dilakukan madrasah dalam menyambut siswa baru.” tuturnya. Ia menegaskan bahwa jangan sampai masih ada kegiatan “peloncoan” pada siswa baru dengan alasan apapun. “Selain itu, kita juga ingin memastikan bahwa tidak ada lagi praktek peloncoan terhadap siswa baru, apapun itu alasannya. Apakah itu menguji mental, kedisiplinan ataupun yang lainnya,” tambahnya. Hal ini ditegaskan oleh Nahruji bahwa sesuai dengan amanat Permendikbud Nomor 18 Tahun 2016, maka seluruh Satuan Pendidikan diwajibkan untuk melaksanakan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) untuk menyambut siswa yang baru dan bukan dengan sistem lama yang lebih dikenal dengan istilah Masa Orientasi Siswa (MOS) yang dilaksanakan oleh kakak kelasnya.

Selain itu juga Nahruji juga mengungkapkan bahwa tingginya antusiasme masyarakat dalam memilih pendidikan madrasah di Kota Singkawang. Hal ini terlihat dengan tingginya pendaftaran siswa baru pada masing-masing madrasah. Data yang diperoleh pada tiap-tiap madrasah yang dikunjungi menununjukkan antusiasme yang sangat tinggi dari masyarakat sehingga dengan keterbatasan ruang kelas yang ada, madrasah terpaksa menerima siswa sesuai kapasitas yang tersedia.” terangnya. Ini menunjukkan bahwa citra madrasah sangat baik dimata masyarakat khususnya di Kota Singkawang. Oleh karena itu Nahruji berharap kualitas yang ada pada madrasah dapat terus meningkat sehingga motto Madrasah Hebat, Madrasah Bermartabat dapat tercapai.(Jk/skw)