Menjelang pesta demokrasi tahun 2018 dan 2019 yang merupakan tahun politik, maka Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sanggau Kantor menggelar Dialog Lintas Agama yang dihadiri oleh para pejabat di lingkungan Kementerian Agama Kabupaten Sanggau, Para Penyuluh Agama Islam, Kristen dan Katholik non PNS, Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat serta guru Madrasah yang berjumlah 40 orang.

Kegiatan tersebut dipusatkan di Balai Nikah dan Manasik Haji KUA Kecamatan Sekayam yang telah diresmikan oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Barat Drs. H. Ridwansyah, M.Si, Rabu (114/2018).

Ketua Panitia penyelenggara menjelaskan bahwa yang mendasari diselenggarakannya kegiatan ini adalah inspirasi dan keinginan bersama dari Kementerian Agama Kabupaten Sanggau, tokoh agama dan pimpinan organisasi keagamaan di Sanggau dalam menanamkan rasa kebersamaan untuk menjaga keharmonisan kerukunan umat beragama yang saat ini telah terwujud.

“Sebenarnya acara ini kita jadwalkan besok pagi, Kamis, (12/4) namun karena jadwal beliau di Sanggau sangat sehingga Kegiatan Dialog Dialog Lintas Agama di Kabupaten Sanggau di laksanakan pada hari ini,” Jelas Saukani saat menyampaikan laporan selaku panitia.

Kegiatan Dialog Lintas Agama Tahun 2018 di Kabupaten Sanggau di buka secara resmi oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Barat Drs. H. Ridwansyah, M.Si, Rabu Siang (11/4). Dalam arahannya Ridwansyah menghimbau agar tokoh agama dan Tokoh masyarakat menjadi penyejuk suasana politik yang di hadapi oleh masyarakat Kalimantan Barat saat ini.

"Hendaknya kita sebagai orang yang ditokohkan oleh umat dan masyarakat mampu menjelaskan dengan baik tentang keberadaan agama sebagai suatu nilai budi luhur yang  mengajarkan kebaikan dan kemaslahatan umat sehingga perbedaan keyakinan menyebabkan kita terpecah belah dalam bernegara,” tegas Ridwansyah.

Lebih lanjut Kakanwil mengingatkan agar para tokoh agama juga mampu memaknai perbedaan dan kebhinekaan ini dengan baik sehingga bisa menyatukan umat dan masyarakat agar saling memberi warna terjaga indahnya kebersamaan bukannya menjadikan perbedaan sebagai sumber masalah. 

Ridwansyah berharap agar tokoh agama dan seluruh masyarakat Kalbar dapat bersama-sama pemerintah menjaga semangat kebersamaan persaudaraan ke arah yg lebih baik menuju masyarakat Kalbar yang sejahtera dan bermartabat. (Ir-Inmas)

Berita: