Sintang_Humas. Dalam rangka menyajikan pemutakhiran data wakaf tahun 2017, Kasi Bimas Islam Kantor Kementerian Agama (Kan.Kemenag) Kabupaten Sintang Melaksanakan monitoring Kantor Urusan Agama (KUA) di lingkungan Kementerian Agama. Kepala Seksi Bimas Islam H. Aswad, S. IP, menjelaskan ada beberapa KUA  yang akan dikunjungi demi mendapatkan valid data wakaf.

Pada hari Kamis 30 Maret 2017  Kasi Bimas Islam H. Aswad, S. IP melakukan kunjungan di  KUA Kec. Kelam Permai, dalam kunjungannya Kasi Bimas Islam H. Aswad, S. IP yang di damping Kepala Sub. Bagian Tata Usaha  H. Syamsul Bahri, S. IP, Peny. Syari’ah M. Munief, A. Ma dan Staf Bimas Islam Aswad Yusuf Kantor Kemenag Kab.Sintang , mendapatkan banyak masukan terkait kendala yang terjadi di lapangan, masih banyak tanah wakaf yang belum terdata karena minimnya informasi yang diberikan, serta kurangnya pemahaman masyarakat akan pentingnya membuat sertifikat tanah wakaf.

Ke depan pihak Kantor Kemenag Kabupaten Sintang melalui Kasi Bimas Islam akan berusaha memperbaiki tata kelola perwakafan sehingga seluruh tanah wakaf yang ada mampu didata secara valid. Disamping itu juga beliau mengimbau agar KUA mampu meningkatkan kerjasamanya dalam hal perwakafan baik dari segi administrasi, meningkatkan pendataan, dan memberdayakan organisasi yang berkaitan dengan bidang perwakafan. Kita harus meningkatkan koordinasi dengan baik agar terwujud penyajian data tanah wakaf Kemenag yang akurat, ujar H.Aswad.

Selanjutnya H. Aswad, S. IP juga menyampaikan bahwa tujuan dilaksanakan monitoring ini adalah untuk menertibkan keberadaan tanah wakaf milik umat Islam, oleh karena itu program kerja ke depan tentang tanah wakaf ini yakni memisahkan antara harta negara yang akan dimasukkan ke BMN dan harta umat Islam yang berupa tanah wakaf. Selain itu agar status tanah wakaf memiliki kekuatan hukum yang jelas maka harus memiliki sertifikat sehingga dapat meningkatkan pengamanan tanah wakaf serta perlindungan dari masalah-masalah hukum. "Mudah-mudahan dengan dilaksanakan pendataan tanah wakaf ini akan didapatkan data tanah wakaf yang akurat dan valid", harapnya ( akil_stg )

Berita: