Sintang  -- Pada hari Kamis, 5 Oktober 2017 Kasi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sintang H. Nurhadi, S. HI, dan didampingi Staf Mufti Junaidi, S. Ag dan Sriyono berkunjung ke Pondok Pesantren Himalatul Qur’an di Jln. Pontianak Sintang Komp. BTN Cipta Mandiri I. Kunjungan tersebut disambut langsung oleh Ketua Yayasan Attaubah Bapak H. Hani Handoko, SE

Dalam sambutannya Ketua Yayasan Attaubah H. Hani Handoko, SE  menyampaikan bahwa Yayasan Attaubah yang berdiri sejak tahun 2009 yang bergerak dibidang Sosial dan Penyantunan Anak yatim dan Anak kurang mampu. Adapun jumlah anak yatim piatu yang diasuh oleh Yayasan Attaubah Sebanyak 27 Orang dengan rincian 11 orang sedang mengenyam pendidikan di Pondok Hidayatul Muslimin Kab. Kubu Raya dan 16 Orang berada di yayasan Attaubah Sintang.

Adapun Tujuan didirikannya Yayasan ini adalah

  1. Membantu Pemerintah dalam melaksanakan pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan bagi umat Islam.
  2. Membantu Pemerintah dalam usaha menyantuni anak yatim dan du’afa.
  3. Membantu pemerintah dalam usaha mencerdaskan kehidupan bangda
  4. Membantu anak yatim piatu untuk mendapatkan kehidupan dan pendidikan yang layak dan memperoleh hak yang sama.

Seiring berjalannya waktu maka pihak Yayasan berkomitmen untuk mendirikan pondok pesantren yang di beri nama “ PONDOK PESANTREN HIMALATUL QUR’AN dan sudah berjalan sejak 3 bulan yang lalu .Adapun jumlah Santri di Pondok Pesantren Himalatul Qur’am sebanyak 16 Orang terdiri dari 14 Orang Santri Putra dan 2 orang santri Putri , 2 orang Ustad. Adapun fasilitas yang sudah dimiliki dan memiliki fasilitas Mushalla,  Asrama Santri, Ruang Belajar dan beberapa sarana pendukung lainnya

Ketua Yayasan Hani Handoko mengharapkan kepada Kantor Kementerian Agama Kab. Sintang melalui Kepala Seksi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren agar dapat memberikan izin Operasional dan dapat menyatakan Pesantren Himalatul Qur’an layak di berikan izinnya.

Sementara itu Kasi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sintang (H. Nurhadi, S.HI) dalam arahannya mengatakan tujuan dari kunjungan ini adalah untuk mencari model kerjasama antara Pondok Pesantren, agar Pondok Pesantren Himalatul Qur’an dapat turut serta menyumbangkan pemikiran dalam rangka pengembangan Pondok Pesantren di Kabupaten Sintang dan dapat menghasilkan Lulusan  terbaik kedepannya.

Dan beliau juga menyampaikan untuk menjadi sebuah pondok Pesantren setidaknya ada 5 Unsyur yang harus dimiliki diantaranya

  1. Adanya Santeri
  2. Pemangku Pondok/ Kiyai/ Usatdz/ Ustadzah.
  3. Adanya Asrama Santeri
  4. Adanya Rumah Ibadah/Masjid/  Surau/ Musholla.
  5. Adanya Pembelajaran Kitab Kuning yang merupakan cirri khas sebuah Pondok Pesantren.

Sementara itu Pihak Yayasan Pondok Pesantren Himalatul Qur’an menerima baik kunjungan tersebut dan siap untuk bekerja sama dengan Seksi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sintang  dalam upaya mengembangkan Manajemen Pondok Pesantren, Ekonomi dan Pembelajaran. Dalam bidang ekonomi akan dibicarakan lebih lanjut

H. Nurhadi, S. HI  mengharapkan agar pertemuan ini dapat menbangun sinergiritas antara Seksi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sintang dan  ada titik terang dari pertemuan yang dilaksanakan hari ini. "Semoga dengan pertemuan ini, pondok pesantren di Kabupaten Sintang  dapat lebih maju lagi," ujar Nurhadi ( akil  sintang )

Berita: