Diawal Tahun 2018 ini, Bidang Urais Binsyar Kanwil Kemenag Provinsi Kalimantan Barat khususnya Seksi Pemberdayaan KUA mendapat surat pemberitahuan dari Ditjen Bimas Islam Kementerian Agama Republik Indonesia tentang penghapusan/peniadaan sebuah kegiatan nasional yang ada.

Surat tertanggal 2019 Januari 2018 dengan nomor B.211/Dt.III.II.4/Hm.00/01/2018 yang langsung ditanda tangani oleh Direktur Bina KUA dan Keluarga Sakinah,Dr.H.Mohsen,MM yang bertindak atas nama Dirjen Bimas Islam Kemenag Republik Indonesia. Tujuan surat tersebut kepada Kabid Urais Binsyar atau Kabid Bimas Islam di lingkungan Kanwil Kementerian Agama Provinsi Se-Indonesia.

Dalam isi suratnya, 3 ( poin ) mendasar yaitu hasil dari rapat koordinasi bersama Dirjen Bimas Islam mengenai pemilihan Keluarga Sakinah Teladan tingkat nasional telah dilakukan evaluasi bersama, dimana manfaatnya belum begitu dirasakan ditingkat masyarakat. Event tahunan ini dianggap hanyalah sebuah seremonial belaka.

Untuk itulah, jajaran Ditjen Bimas Islam Kemenag Republik Indonesia mengambil langkah yang cukup jelas dengan menghapuskan atau meniadakan event ini diseluruh tingkat. Baik di tingkat nasional dan juga sebagai rujukan ditingkat provinsi untuk diteruskan di jajaran Kantor Kemenag Kabupaten/Kota yang ada di Republik Indonesia ini.

Mengingat alokasi anggaran yang telah termaktum dalam DIPA Tahun 2018 maupun Petunjuk Operasional Kerja, maka diarahkan untuk melaksanakan revisi menjadi fokus di pelaksanaan Bimbingan Perkawinan yang menjadi salah satu program prioritas nasional yang dimulai dari Tahun 2017 lalu dan berlanjut di Tahun 2018 ini.

Melalui surat ini, Kepala Bidang Urais Binsyar Kanwil Kemenag Provinsi Kalimantan Barat, Dra.Hj.Isriyah Kamis Tanggal 1 Februari 2018 meneruskan kepada Kasi Pemberdayaan KUA, Aris Sujarwono,MH untuk segera menindak lanjuti amanah tersebut. Selaku leading sector, Aris Sujarwono,MH akan segera melaksanakan langkah terkait sesuai apa yang menjadi program unggulan untuk segera bersinergi dengan rencana strategi nasional yang ada dalam visi dan misi Kementerian Agama Republik Indonesia. (AS)

Berita: