Idul Adha adalah salah satu hari raya dalam agama Islam yang didalamnya menyimpan berbagai peristiwa monumental dari peradaban kehidupan di bumi. Peristiwa tersebut selanjutnya diabadikan dalam sebuah ritual ibadah. Dua ibadah yang sangat identik dengan Hari Raya Idul Adha adalah ibadah kurban dan haji. Kedua ibadah ini mengandung nilai keteguhan dan keimanan dan menjadi bukti pengorbanan yang didasari dengan penuh keikhlasan dan kesabaran.

Qurban berasal dari bahasa Arab, “Qurban” yang berarti dekat (قربان). Kurban dalam Islam juga disebut dengan al-udhhiyyah dan adh-dhahiyyah yang berarti binatang sembelihan, seperti unta, sapi (kerbau), dan kambing yang disembelih pada hari raya Idul Adha dan hari-hari tasyriq sebagai bentuk taqarrub atau mendekatkan diri kepada Allah

Ibadah kurban adalah ibadah yang berawal dari sejarah ketika Nabi Ibrahim mendapatkan perintah untuk mengorbankan putranya, Ismail, dengan cara disembelih. Berbekal keimanan yang tinggi, Nabi Ibrahim pun melaksanakan perintah yang disampaikan Allah melalui sebuah mimpi. Namun, sebelum Nabi Ibrahim menyembelih Ismail, malaikat membawa seekor kambing dari surga sebagai ganti untuk disembelih

Dalam rangka pelaksanaan Ibadah Qurban dan perayaan Idul Adha 1438 Hijriyah / tahun 2017 Masehi, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kubu Raya melaksanakan kegiatan penyembelihan hewan qurban. Hewan-hewan qurban tersebut disembelih pada hari senin(5/9) jam delapan pagi. Tema yang diangkat dalam penyembelihan hewan kurban ini yaitu “Dengan Berqurban Kita Tingkatkan Ketakwaan Kepada Allah SWT".

Sebanyak dua ekor sapi qurban disembelih pada kegiatan yang dilaksanakan di samping kantor.

Proses penyembelihan sapi pertama oleh Penyuluh Agama Islam Abu Bakar, S.Ag dan sapi kedua disembelih oleh Kasi PHU H. Mujib, S.Ag.,M.Si yang disaksikan oleh Kepala Kantor Drs. H. Ja’far A dan para Kasi serta staff kantor dengan iringan takbir. Hewan yang sudah disembelih tersebut langsung dikuliti, dipotong-potong kecil-kecil, ditimbang dan dimasukan ke kantong-kantong yang sudah dipersiapkan.

Dan setelah semua hewan selesai dipotong, ditimbang dan dimasukan dalam kantong barulah daging qurban tersebut dibagikan satu persatu kepada pegawai Kantor dan masyarakat sekitar  berjalan dengan lancar. Panitia qurban ini digagas oleh Kasi Bimas Islam Drs. H. Fauzi yang dikoordinir oleh Pokjaluh.

Ja’far berharap tahun depan lebih banyak lagi pegawai kemenag yang akan berqurban di tahun depan sehingga banyak warga yang akan menikmatinya dari pelaksanaan ibadah tahunan ini. (Bond/KKR).

Berita: