Kamis, 12 September 2019, 07:40 andre

"Sering mengajukan anggaran, perencanaan, namun usulan kita tidak pernah direspon atau dipenuhi, karena sebuah perencanaan itu tidak hanya sekedar usulan," kata Kepala Biro perencanaan Kemenag RI Ali Rahmad saat mengisi sinkronisasi data perencanaan untuk tahun anggaran 2020.

Acara yang dilaksanakan di hotel santika jalan diponegoro pontianak, dimulai 10 - 12 september 2019. Pelaksana harian Kanwil Kemenag Kalbar Rohadi membuka kegiatan yang diikuti sebanyak 61 peserta berasal dari 14 kabupaten/kota seKalbar. Kemenag sekadau mengutus 4 orang untuk mengikuti acara yang dilaksanakan bagian perencanaan kanwil kemenag kalbar diantaranya Kasubbag TU Suprapto, operator RKA-KL Faridha Purnamasari, Andre dan Yeni Andriyati penyusun renstra. 

Menurut kepala biro perencanaan kemenag RI, dalam perencanaan harus dimulai dengan kebutuhan yang memerlukan pembahasan, kebutuhan itu setelah dibahas, harus di dukung oleh data dan informasi, sehingga kebutuhan yang diharapkan akan menjadi tepat sasaran, jumlah, manfaat dan tepat hukum. Setiap pengusulan anggaran harus memiliki kerangka acuan, yang bermuara pada output. 

Dalam menggunakan anggaran tidak boleh ada pemborosan, maka harus selektif dan efesien. Setiap kegiatan memiliki standar acuan, sebagai contoh pembelian laptop harus memiliki standar acuan, harus ada gambar. "Membuat atau menyusun sebuah perencanaan harus se efesien mungkin, karena setiap uang negara yang dipergunakan seperserpun harus di pertanggung jawabkan," tandasnya. (Andre) 

 

Berita Terkait