Kementerian Agama setiap saat memberikan wejangan kepada umatnya. Kementerian Agama adalah simbol kerukunan Umat Beragama. Hal ini juga menjadi rule model kerukunan umat beragama internasional, tegas Ja’far dalam memberikan tausiah safari jum’at(2/2) di Masjid Baitul Karim Rasau Jaya.

Melalui safari jum’at ini umat semakin berkualitas pemahaman agamanya. Khatib yang tampil dapat  mengajarkan tauhid, harapnya.

Kita boleh tidak sependapat tapi tidak boleh menyalahkan. Umat harus menjaga kerukunan, kerukunan itu harga mati dan tidak bisa si tawar-tawar. Jaga hubungan yang harmonis antar kita sesama umat manusia, pintanya.

Semua manusia lahir seperti ini tanpa bisa memilih siapa orang tua maupun latar belakang keluarga kita. Tuhan itu maha kuasa dan tidak mengenal waktu, ungkapnya.

Pada tahun politik ini kita harus mampu berpikir dan bertindak bijak agar tidak terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan, nasehatnya menutup.

Pada safari jum’at ini Kepala Kantor Drs. H. Ja’far datang dengan didampingi Kasi Bimas Islam, Kasi Pendis dan beberapa staf. Mengakhiri safari jum’at ini Ja’far atas nama Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kubu Raya menyerahkan permadani kepada pengurus masjid. (Bond/KKR)    

Berita: