Di tengah kesibukkannya sebagai Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Melawi H. Abdulbar, S.Ag, M.Pd menyempatkan diri mengikuti kegiatan Focussing Group Discussion (FGD) di Pontianak pada tanggal 26-27 September 2018, maka pada tanggal 25 September 2018 beliau berangkat menuju Pontianak menggunakan Bus Malam. Beliau diundang oleh Kepala Kantor Wilayah Keuangan  Direktorat Perbendaharaan Negara (DJPB) Provinsi Kalimantan Barat.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Melawi selaku Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) mempunyai tiga agenda selama di Pontianak yaitu Pertama, berdiskusi tentang PNBP Bimas Islam berkaitan dengan dana setor nikah di luar jam dinas; kedua, mengikuti Focussing Group Discussion (FGD) Satker Bimas Katolik  dan Ketiga, FGD Satker Kristen.

Dalam diskusi tersebut muncul beberapa kendala yang diungkapkan oleh para peserta diskusi, diantaranya; 1.  Keterbatasan Sumber Daya Manusia (SDM). Sebagai contoh di Melawi, penyelenggara Kristen hanya seorang diri tanpa staf sementara harus melayani banyak denominasi Gereja Kristen dan puluhan Guru Agama Kristen; 2. Keterlambatan Juknis. Juknis sebagai acuan dalam kebijakan seringkali terlambat yang membuat ada kebingungan dalam bekerja; 3. Jaringan internet yang sering ”lelet” padahal semua aplikasi berbasis internet. Tetapi dalam menghadapi beberapa kendala tersebut selalu bisa diatasi oleh semangat operator masing-masing satker dan tentu selalu berkoordinasi dengan KPPN Sintang  daan pihak DJPB Kalimantan Barat sehingga pelaporan keuangan tetap berjalan dengan baik.

Seusai mengikuti  tiga agenda tersebut Pak Kepala keesokan harinya langsung pulang ke Nanga Pinoh karena harus mengikuti agenda berikutnya yakni memenuhi undangan masyarakat Tanah Pinoh di Kota Baru Kabupaten Melawi. (geby melawi)

Berita: