Sintang,  Senin (2/4) Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sintang H. Anuar Akhmad, S. Ag didampingi Kepala Sub. Bagian tata Usaha H. Syamsul Bahri, S. IP dan Kepala Seksi Madrasah H. Anang Nurkhalis, SE., S. HI melakukan kegiatan monitoring penyelenggaraan Ujian Akhir Madrasah Berstandar Nasional (UAMBN) Madrasah Tsanawiyah (MTs) tahun pelajaran 2017/2018 di MTsN Sintang, MTsS Darul Ma’Arif Sintang dan pada hari selasa  tanggal 3 April  2018 Monitoring dilanjutkan di MTs Al – Iman Terpadu Sungai Tebelian dan MTsS Al – Muhajirin Pandan. Kecamatan Sungai Tebelian.

Pelaksanaan ujian di MTsN Sintang, MTsS Darul Ma’Arif, MTsS Al- Iman Terpadu dan MTsS  Al- Muhajirin Pandan dilaksanakan dengan sistem komputerisasi yaitu UAMBN BK (Berbasis Komputer) dengan jumlah 1 ruang ujian dan dilaksanakan dengan 2 sesi ujian. Adapun peserta ujian MTs Al- Muhajirin Pandan  sebanyak 51 siswa. Saat meninjau pelaksanaan ujian, Anuar Akhmad  mengatakan bahwa kegiatan monitoring ini untuk memastikan proses pelaksanaan UAMBN MTs dilaksanakan sesuai dengan regulasi yang berlaku serta meninjau bagaimana kesiapan panitia sehingga ujian dapat berjalan dengan lancar dan tidak ada kendala yang mengganggu kegiatan dan konsentrasi siswa peserta ujian.

Menurut Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sintang H. Anuar Akhmad, S. Ag , UAMBN-BK ini digunakan sebagai peningkat mutu dan kualitas Ujian Akhir Madrasah Berstandar Nasional. Sehingga meminimalisasi tindak kecurangan dan kebocoran soal. Dengan demikian Madrasah memiliki mutu dan kualitas pendidikan yang baik. Sesuai dengan motto.

"Untuk itu saya dan beberapa staff di Kemenag lakukan monitoring di bebrapa  Madrasah Tsanawiyah  yang sedang menjalani UAMBN-BK untuk mata pelajaran Al Quran Hadist," ujar KakanKemenang. Lebih lanjut, KakanKemenang menyampaikan, ada bebrapa kekhawatiran yang sempat menjadi kendala, mulai dari server, Kekurangan Komputer maupun kesipan para murid untuk pelaksanaannya, namun yang menjadi perhatian lebih ialah, jumlah murid yang mengikuti UAMBN-BK tidak sebanding dengan jumlah unit komputer maupun laptop yang tersedia di setiap madrasah. Menyiasati keadan tersebut, Kemenag dan Kepala Madrasah, mengambil inisiatif dengan melakukan sistem Kelompok . "Alhamdulillah, dengan keadaan tersebut, semuanya dapat berjalan baik dan lancar," kata KakanKemenag

“Kita ingin melihat bagaimana kesiapan panitia ujian. Apalagi di MTs Al- Muhajirin Pandan ini dilaksanakan UAMBN-BK yang dilaksanakan menggunakan komputer. Sehingga aliran listrik menjadi sangat penting. Alhamdulillah panitia sudah mengantisipasi apabila terjadi pemadaman listrik dengan menyiapkan genset,” ujarnya.

Ia berharap semua siswa MTs yang sedang mengikuti UAMBN diberikan kesehatan agar dapat mengikuti ujian dengan baik hingga hari terakhir dan mendapatkan nilai yang memuaskan serta mampu bersaing dengan sekolah-sekolah umum lainnya.

Kepala Seksi Madrasah Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sintang H. Anang Nurkhalis, SE,. S. HI menyampaikan bahwa penyelenggaraan UAMBN MTs di Kabupaten Sintang dilaksanakan selama 5 (lima) hari yaitu Senin s/d Jum’at (2 s/d 6 April 2018) yang dilaksanakan dalam 2 jenis ujian yaitu UAMBN BK (Berbasis Komputer) dan UAMBN KP (Kertas Pensil). Sedangkan secara keseluruhan jumlah peserta UAMBN MTs SE- Kabupaten Sintang Tahun Pelajaran tahun 2017/2018 berjumlah 549 siswa dari 13 Madrasah yang terdiri dari 1 Mts Negeri dan 12 MTs Swasta sedangkan yang melaksanakan Ujian Madrasah Berstandar Nasional Berbasis Komputer ( UAMBN BK ) sebanyak 4 MTs yaitu MTsN Sintang dengan peserta  220 Siswa, MTsS Al- Muhajirin jumlah peserta sebanyak 51 Siswa, MTsS Al- Ma’arif dengan peserta sebanyak 77 Siswa dan MTsS Al-Iman Terpadu dengan jumlah peserta sebanyak 34 Siswa sedangkan yang melaksanakan Ujian Madrasah Berstandar Nasional Berbasis Kertas dan Pensil ( UAMBN KP ) sebanyak 9 MTs yang terdiri dari MTsS Al- Falah Sepauk, MTsS Miftahul Huda Sepauk , MTsS PKP Mujahidin Sintang, MTsS Sabilal Muttaqin Sintang, MTsS Nurul Hikmah Serawai, MTsS Syu’latul Muna Sepauk, MTsS Kanzul UlumSerawai,  MTsS Al – Iman Terpadu Sungai Tebelian, MTsS Nurul Ma’arif Dedai dan MTsS Al- A’Raf Tempunak dengan jumlah peserta  sebanyak 167 Siswa.(Akil, Sintang)

Berita: