Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Pontianak, H. Ekhsan, S.Ag, M.Si  pada hari rabu (16 /05), pagi, menyerahkan SK penegerian MAN Filial 2 Pontianak kepada Hj. Sufiatun ,M.Pd.I ,Kepala madrasah . Dengan surat keputusan yang diterima tersebut berarti madrasah yang selama ini terikat dibawah MAN 2 Pontianak yang berada di Jalan Ahmad Yani Pontianak, kini sudah resmi lepas dan berdiri sendiri menjadi sebuah satker baru di lingkungan Kemenag Kota Pontianak yang bernama MAN 3 Pontianak.

Penyerahan surat penting tersebut dilaksanakan pada saat  kegiatan apel pagi, pukul 07.35 WIB, di halaman kantor yang disaksikan para pegawai di lingkungan Kemenag Kota Pontianak yang terdiri dari Sunardi, SH, M.Si Kasubbag T.U , H. Makpul,S.Ag, M.Pd.I Kasi Pendidikan Madrasah, Drs. Ahmad Hanafi, M.Si Kasi PAI, H. Ernan, S.Ag, M.Si Kasi Pendidikan Pontren , Usman.R , S.Pd.I Kasi Bimas Islam, Syamsul Bahri, S.Ag, M.Si Kasi Penyelenggara Haji dan Umrah, Yanto,SE Penyelenggara Bimas Budha, para pengawas madrasah/sekolah, penyuluh agama dan para staf pelaksana administrasi.

Pada kesempatan tersebut, mantan kepala Kemenag Kabupaten Ketapang ini menyampaikan ucapan terima kasihnya kepada pihak-pihak yang sudah berjuang sehingga berhasil terbitnya SK penegerian MAN Fillial 2 Pontianak menjadi MAN 3 yang selama ini dimimpikan dan dinantikan oleh Kementerian Agama Kota Pontianak juga pihak madrasah. Kuasa Pengguna Anggaran Kemenag Kota Pontianak yang baru ini juga menceritakan proses diterimanya SK tersebut yakni pada saat kegiatan Bimbingan Teknis Akreditasi Online Tahun 2018 yang di gelar oleh Kanwil Kemenag Kalbar melalui Bidang Madrasah . “SK tersebut langsung disampaikan oleh Pak Direktur Pendis di Hotel Merpati Pontianak ke Kepala Kemenag Kota Pontianak,disaksikan Drs.H Ridwansyah,M.Si Kakanwil Kemenag Kalbar dan para pejabat di lingkungan Kanwil Kemenag Kalimantan Barat serta para peserta kegiatan,” ungkapnya.

Sebagaimana di ketahui MAN 3 yang sebelumnya adalah MAN filial 2 ini beralamat di Jalan Khatulistiwa Gang Flora Kecamatan Pontianak Utara, sudah melalui proses yang panjang yakni dimulai dengan pemilihan lokasi madrasah dan kemudian pembangunan RKB bersumber dari dana APBN pada tahun 2015 saat kepemimpinan Drs.H. Dja’far.A,M.Si sebagai kepala Kemenag Kota Pontianak dan berlanjut pembenahannya pada masa kepemimpinan Drs.H Jawani. (Gunawan_Ptk).