Kerja bakti adalah kegiatan kerja bergotong-royong tanpa upah untuk kepentingan bersama. Kerja bakti biasanya dilakukan bersama-sama semua warga  dengan tujuan agar lingkungan menjadi bersih dan nyaman. Kerja bakti di lingkungan Kemenag Kab.Sanggau seperti membersihkan halaman, membersihkan aula, dan masih banyak yang lainnya. Dengan lingkungan yang bersih dan nyaman diharapkan semangat melayani masyarakat  juga meningkat, jelas Drs.Akhmad Saukani.

Ada 3 sekolahan yang berpartisipasi didalam kerja bakti dilingkungan Kemenag tersebut, diantaranya MIN, MTS, dan MAN Sanggau yang berada dinaungan Kementerian Agama Kabupaten Sanggau. Adapun jumlah murid yang ikut berpartisipasi dalam kerja bakti berjumlah 100 siswa siswi dan 3 Guru.

Drs.M.Taufik menjelaskan bahwa Kerja bakti di lingkungan kita pada umumnya  ternyata memiliki banyak manfaat bagi masyarakat. Selain melatih kemandirian, kerja bakti juga memiliki manfaat yang lain, diantaranya adalah : bisa menghilangkan kejenuhan karyawan setelah bekerja, kerja bakti bjuga isa dijadikan refresing untuk menghilangkan kejenuhan selama bekerja. Kerja bakti juga untuk lebih mengakrabkan para pegawai alinnya sehingga menimbulkan keakraban antara para pegawai kerja bakti membersihkan di lingkungan  akan menghilangkan kejenuhan karyawan setelah bekerja, kerja bakti bisa dijadikan refresing untuk menghilangkan kejenuhan selama bekerja.

Kerja bakti juga untuk lebih mengakrabkan para pegawai lainnya sehingga menimbulkan keakraban antara para pegawai. Kerja bakti membersihkan lingkungan Kemenag membuat lingkungan menjadi bersih dan lebih terawat dibandingkan dengan tidak ada kerja bakti tersebut. Dan semoga dengan adanya kegiatan kerja bakti ini, kita berharap kegiatan tersebut bisa rutin dilaksanakan bukan hanya dua bulan sekali saja melainkan seminggu sekali agar kebersihan lingkungan yang ada di lingkungan Kementerian Agama Kabupaten Sanggau tetap bersih. (Vitalis)

Berita: